Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membocorkan akan ada persyaratan khusus baru bagi masyarakat yang berlibur di liburan akhir tahun. Persyaratan itu rencananya dijalankan di Bali terlebih dahulu.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi menerangkan, persyaratan itu bertujuan mengatur pergerakan orang saat liburan akhir tahun nanti.
Kendati demikian, Budi tak merinci persyaratan apa yang harus dipenuhi masyarakat.
Sebab, lanjutnya, persyaratan ini masih dirapatkan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama pemangku kepentingan lainnya.
"Rencananya untuk rapat teknis ada rapat menkomaritim kalau ada perubahan kebijakan terkait perjalanan ini," ujar Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/12/2020).
Menurut Budi, persyaratan khusus ini baru merupakan kebijakan lanjutan pemerintah yang sebelumnya telah mengurangi jumlah liburan akhir tahun.
"Jadi mengatur perubahan itu dengan SE. Pemerintah melakukan pengurangan hari libur pasti akan mempengaruhi libur panjang nggak jadi melakukan perjalanan. Masih ada waktu," ucap dia.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi menambahkan, persyaratan yang baru ini bisa mencegah penyebaran Covid-19 di angkutan kapal penyebrangan.
Karena, tuturnya, selama ini tak ada persyaratan untuk rapid tes atau swab tes untuk bepergian lewat kapal penyeberangan.
Baca Juga: Supaya Kondisi Membaik, Masyarakat Diminta Tunda Liburan Akhir Tahun
"Kalau kapal nggak rapid test gimana? Tadi kami termasuk diundang kemenkomarves ada arahan baru pada liburan ini termasuk nanti terutama dari Jakarta dan bali ada persyaratan khusus. Dalam waktu dekat akan ada pengumuman gugus tugas dari covid terkait itu," pungkas Ira.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar