Suara.com - Direktur Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena menghadiri ibadah penguatan keluarga Diego Mamahit di Jalan Nakula E/87, Jatirahyau, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (14/1/2021) kemarin.
Diego Mamahit merupakan kopilot Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB.
Jefferson hadir sekitar pukul 18.21 WIB masuk ke dalam rumah untuk mengikuti ibadah bersama keluarga Diego.
Pada kesempatan tersebut, Jefferson menyamapaikan ucapan dukacita bagi keluarga Diego Mamahit.
Dia mengatakan, saat ini persoalan pesawat jatuh tersebut masih menunggu hasil investigasi.
"Kami turut berdukacita pada keluarga untuk keterangan selanjutnya kami menunggu hasil investigasi" katanya, Kamis (14/1/2021).
Berdasarkan pantauan, ibadah penguatan yang digelar kerabat Diego Mamahit dan dihadiri Jefferson berlangsung itu berlangsung khidmat.
Di depan rumah keluarga Diego Mamahit terlihat karangan bunga yang datang dari pejabat Kota Bekasi. Di antaranya Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.
Kontributor : Nihlah Fauziyatul Wafa
Baca Juga: 12 Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Polri Terus Bekerja
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya