Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN mengungkapkan antusias masyarakat untuk membeli properti di masa pandemi Covid-19 masih ada.
Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN l, Hirwandi Gafar, mengungkapkan sinyal kuat pertumbuhan sektor properti akan berlanjut pada tahun 2021.
Menurutnya sinyal itu mulai terasa pada kuartal ketiga dan keempat 2020 lalu. Dimana lebih dari 122 ribu unit rumah terjual di masa pandemi tercatat dari Juni hingga September 2020 mengalami tren peningkatan.
Bahkan, pada masa pandemi terjadi untuk rumah- rumah kelas menengah dengan harga Rp 300 juta - Rp 1 miliar masih mendominasi penjualan.
"Kami yakin dan optimis tahun 2021, sektor properti akan jauh lebih baik," ujar Hirwandi dalam keterangannya yang ditulis Senin (1/3/2021).
Pada awal tahun 2021 sinyal kuat pemulihan ekonomi berlanjut.
Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit sektor properti pada Januari 2021 meningkat dari 3,6 persen (yoy) pada Desember 2020 menjadi 4,5 persen (yoy), baik pada kredit KPR/KPA, kredit konstruksi, maupun kredit real estate.
Pertumbuhan kredit KPR/KPA sendiri meningkat dari 3,4 perseb (yoy) pada Desember 2020 menjadi 3,2 persen (yoy).
Momentum penguatan sektor properti ini dimanfaatkan oleh Bank yang core businessnya di KPR ini dengan menggelar kembali pameran property expo secara virtual.
Baca Juga: Lapangan Pekerjaan Susah, Puluhan Pengangguran Pilih Jualan Narkoba
"Ini adalah moment yang baik dan BTN menyiapkan medianya di masa pandemi ini bagaimana masyarakat tetap dapat membeli rumah melalui virtual yang kami siapkan sekaligus dalam rangka HUT ke 71 tahun Bank BTN", papar Hirwandi.
Adapun, pameran properti virtual Anniversary BTN Solusi Properti Expo ini akan berlangsung pada 27 Februari hingga 31 Maret 2021.
Sebanyak 71 pengembang dengan 171 proyek bakal ditampilkan pada virtual Anniversary BTN Solusi Properti Expo. Dalam pameran properti virtual ini, Bank BTN menawarkan suku bunga rendah 4,71 persen.
Berita Terkait
-
Geliat Pedagang Kecil Palembang Bertahan di Tengah Pandemi
-
Lapangan Pekerjaan Susah, Puluhan Pengangguran Pilih Jualan Narkoba
-
Optimisme Volkswagen untuk Kembali Pimpin Pasar Global
-
Diplomat Rusia Dorong Troli Sejauh Satu Kilometer untuk Tinggalkan Korut
-
Pesta Rakyat CGM 2021 di Kota Bogor Digelar Online
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok