Suara.com - Harga minyak dunia bangkit dari pelemahan pada perdagangan akhir pekan lalu. Sehari sebelumnya harga minyak tertekan di tengah kekhawatiran bahwa kapal kontainer raksasaatau kapal kargo kandas di Terusan Suez, Mesir dapat memblokir pelayaran penting selama berminggu-minggu.
Meski tercatat menguat di akhir pekan, namun harga minyak masih menorehkan pelemahan mingguan ketiganya secara beruntun.
Mengutip CNBC, Senin (29/3/2021) harga minyak Brent melonjak 4,23 persen ke harga tertinggi di 64,57 dolar AS per barel setelah pada hari Kamis turun 3,8 persen. Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 4,12 persen menjadi 60,97 dolar AS per barel, setelah jatuh 4,3 persen sehari sebelumnya.
Kedua tolok ukur harga ini berada di jalur penurunan mingguan lebih dari 3 persen, menyusul penurunan lebih dari 6 persen minggu lalu.
Kapal kontainer raksasa yang terperangkap memblokir lalu lintas di Terusan Suez, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia untuk minyak dan bahan bakar olahan, biji-bijian, dan perdagangan lainnya antara Asia dan Eropa.
Pejabat yang berwenang menghentikan semua kapal yang memasuki kanal pada hari Kamis, dan perusahaan penyelamat mengatakan mungkin butuh waktu berminggu-minggu untuk mengevakuasi kapal kontainer raksasa itu.
Berita Terkait
-
Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71
-
Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi
-
SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen