Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa (30/3/2021) sore harus berakhir di zona merah, setelah ditutup turun 1,54 persen atau melemah 95 basis poin ke level 6.071.
Mengutip data RTI, pada Selasa (30/3/2021), IHSG bergerak dari batas atas pada level 6.170 hingga batas bawah pada level 6.046, setelah dibuka di level 6.163.
Investor melakuan transaksi sebanyak 2.129.596 kali senilai Rp 20,849 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp 8,7 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp 1,7 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp 3,0 triliun dan aksi jual sebesar Rp 3,4 triliun.
Sehingga, investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp366 miliar.
Lebih rinci, data perdagangan BEI menyebutkan dari 10 indeks sektoral, tercatat seluruh sektor menyeret IHSG ke zona merah.
Sektor yang melemah antara lain; sektor Agri 2,37 persen, sektor Aneka Industri 1,80 persen, sektor Industri Dasar 0,69 persen, sektor Consumer 1,40 persen, sektor manufaktur 1,19 persen, sektor pertambangan 1,80 persen, sektor property 2,54 persen, sektor Perdagangan 1,92 persen, sektor infrastruktur 1,48 persen, dan sektor Perbankan terkoreksi 1,52 persen.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; VICO yang naik 44 point atau menguat 34 persen ke level 170. Dilanjutkan ESTI yang naik 24 point atau menguat 30 persen ke level 103.
APEX menguat 24 persen atau bertambah 98 point ke level 492. ZYRX menguat 24 persen atau naik 62 point ke level 312. SNLK menguat 24 persen atau naik 50 point ke level 252.
Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; MAYA turun 210 point atau melemah 7 persen ke level 2.790. RUIS melemah 6,99 persen atau koreksi 20 point ke level 266. SUPR terkoreksi 370 point atau melemah 6,9 persen ke level 4.930.
Baca Juga: IHSG Terkoreksi Selasa Pagi, Pengamat Sarankan Saham-saham Ini
BKSW terpangkas -18 point atau melemah 6,97 persen ke level 240. INRU melemah 70 point atau turun 6,93 persen ke level 940.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
10 Biang Kerok Fitch Pangkas Outlook Utang RI Jadi Negatif
-
Nestapa Kelas Menengah Jelang Lebaran: Dompet 'Layu' Sebelum Hari Raya
-
BRI Life Perluas Jangkauan Asuransi Digital, Incar Segmen Ini
-
Perkuat Akses Pendidikan, Brantas Abipraya Garap Sekolah Rakyat di 7 Wilayah
-
Profil PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia: Broker yang Diduga 'Goreng' Saham BEBS
-
Siap-siap! Pemerintah Siap Salurkan Bantuan Pangan Buat 33 Juta Orang
-
Pemerintah Soroti Perlindungan Merek dan Inovasi UMKM Agar Bisa Naik Kelas
-
Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium
-
Tak Hanya Cari Profit, Bank Mandiri Berkomitmen Jadi Agen Pembangunan
-
Bursa Kripto CFX Siapkan Strategi Pasar Kripto RI Lebih Kompetitif