Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari ini dibuka turun tipis ke level 6.035 setelah pada perdagangan kemarin ditutup menguat di level 6.036.
Melansir data RTI, Kamis (8/4/2021) IHSG diawal pra perdagangan turun tipis 1,5 basis poin ke level 6.035 atau melemah 0,03 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka merah, pada awal pra perdagangan indeks ini turun 0,1 basis poin atau melemah 0,02 persen menuju level 903.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, IHSG berbalik arah dengan kembali ke zona hijau, dengan menguat 8,4 basis poin atau 0,14 persen ke level 6.045.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 17 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 65 miliar dan volume transaksi mencapai 3 ribu kali.
Sebanyak 126 saham menguat, 38 saham melemah dan 178 saham belum ditransaksikan.
Meski dibuka melemah, CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG terlihat masih berpeluang berada dalam rentang konsolidasi wajar.
"Apabila IHSG mampu menembus resisten level terdekat, maka masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan jangka pendeknya," kata William dalam analisanya.
Menurut dia hingga saat ini, kondisi perekonomian Indonesia berada dalam kondisi stabil yang terlihat dari data perekonomian yang telah terlansir.
Baca Juga: IHSG Berusaha Keluar dari Tekanan ke Level 6.011
Selain itu rilisnya kinerja beberapa emiten yang akan turut mewarnai pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
"Hari ini, IHSG masih berpotensi bergerak pada zona hijau," katanya.
Ia memperkirakan, indeks harga saham hari ini akan bergerak di rentang level support resistence 5.827-6.088.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026