Suara.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan bahwa program vaksinasi yang dilakukan pemerintah Indonesia merupakan yang tercepat jika dibandingkan banyak negara lain.
Sehingga dirinya meyakini proses pemulihan ekonomi yang terjadi di tanah air akan lebih cepat.
"Dibandingkan dengan banyak negara, (Indonesia) tergolong paling cepat (program vaksinasi)," kata Febrio dalam webinar, Kamis (7/4/2021).
Dari catatan yang ia miliki Indonesia katanya masuk 10 besar negara dengan program vaksinasi tercepat. Hingga 6 April 2021, Indonesia sudah menyuntikkan 13,45 juta dosis vaksin dan membawa Indonesia menduduki peringkat 8 negara dengan progres vaksinasi tercepat.
Dirinya pun mengungkapkan, meski begitu pemerintah menargetkan masyarakat yang akan di vaksin akan terus ditingkatkan jumlah peserta vaksinasinya.
"Dan kami akan terus meningkatkan pelaksanaan vaksinasi," katanya.
Dirinya pun meyakini dengan progres vaksinasi yang cepat, akan menjadi sentimen positif bagi baik kehidupan sosial masyarakat maupun pemulihan ekonomi.
Dia bilang dengan vaksinasi akan menciptakan herd immunity, dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk membaik dan bisa melesat ke zona positif pada tahun ini.
Baca Juga: Ke JEC, Menkop Teten Masduki Pantau Vaksinasi Pelaku UMKM di DIY
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor