Suara.com - Penggunaan rokok elektrik atau vaping semakin meningkat terbukti dengan adanya peningkatan transaksi terus menerus pada industri ini.
Dari catatan FOOM, perusahaan rokok elektrik berbasis teknologi sebagai alat penghantar nikotin elektronik di Indonesia, mencatat pertumbuhan yang luar biasa dari penggunaan rokok elektrik di dalam negeri.
"Industri ini telah memberikan kontribusi sebesar Rp 154,1 miliar di 2018 dan
bertumbuh hingga Rp 426 miliar di 2019," kata Co-Founder FOOM Lab Global, Feranti Susilowati dalam keterangan persnya, Minggu (11/4/2021).
Untuk tahun 2020, kata dia memang pandemi Covid-19 telah membuat kinerja industri ini mengalami tekanan yang cukup hebat.
"Bahwa potensi pertumbuhan bisnis industri ini sangat berdampak di masa pandemi," ucapnya.
Sebagai industri yang baru bertumbuh lanjut dia, masih banyak isu dan tantangan yang harus dihadapi dan dibenahi oleh pelaku bisnis serta pemangku kepentingan.
Dirinya juga berharap Indonesia dapat segera pulih dari pandemi ini dan penggunaan industri rokok elektrik atau vape terus semakin meningkat dan menjadi pilihan bagi hampir 70 juta perokok dewasa di Indonesia.
Dari data Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia mencatat lebih dari 6,4 juta tenaga kerja dirumahkan atau terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Banyak pengusaha dan pelaku industri tidak berpenghasilan atau merugi selama
pandemi Covid-19, namun pengeluaran perusahaan terus berjalan sehingga posisi keuangan perusahaan semakin tertekan.
Baca Juga: Rokok Elektrik Dilarang di KTR? Begini Penjelasan Satpol PP Kota Joga
Berita Terkait
-
Tarif Cukai Naik, Pabrikan Rokok yang Turun Golongan Bertambah
-
Bawa Rokok dan Kopi, Aksi Nongkrong di Nisan Kuburan Jadi Perdebatan
-
Duh, Reklame Iklan Rokok di Monumen Pesawat Tak Kantongi Izin Resmi
-
CEK FAKTA: Benarkah Mayat Bertumpuk Akibat Covid-19, Satu Menghisap Rokok?
-
Tips Cari Rokok Elektronik, Pilih yang Aman dan Tak Mudah Panas
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan
-
Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?
-
Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman
-
Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat
-
Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI
-
IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya
-
Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura
-
Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi
-
Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas