Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan bahwa pembangunan yang baik adalah pembangunan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Sekarang ini, banyak pengembang yang sudah melirik Tenjo untuk mengembangkan proyek propertinya. Hal ini merupakan angin segar bagi masyarakat setempat karena artinya tak lama lagi Tenjo akan bertransformasi menjadi lebih modern.
"Definisi pembangunan itu, pertumbuhan dan perkembangan ke arah yang lebih baik. Dengan mengadakan yang tidak ada menjadi ada, menambah yang belum ada menjadi ada dengan pertimbangan tertentu," kata Burhanudin ditulis Kamis (15/4/2021).
Dengan demikian, orang-orang yang hidup di Tenjo, baik kini maupun nanti, akan diuntungkan dari segala sisi, khususnya dalam peningkatan kualitas hidup.
Bagi Burhanudin, hadirnya pihak ketiga yang bersedia melakukan pembangunan dan berinvestasi di Tenjo yang sering disebut Bumi Tegar Beriman ini merupakan upaya yang sangat tepat untuk membangun Tenjo dan masyarakatnya.
"Dengan adanya pihak ketiga yang ingin membangun dan berinvestasi di Kecamatan Tenjo, pada prinsipnya pemerintah daerah menyambut baik. Selama mereka berpedoman pada peraturan dan ketentuan yang berlaku," ucapnya.
Dia berharap selama pembangunann Tenjo berlangsung, masyarakat dan lingkungan mesti menjadi prioritas perhatian utama.
"Yang jelas semuanya harus sesuai dengan regulasi, dan yang terpenting harus peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar," katanya.
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Tenjo Nurasep mengatakan pihaknya siap memberikan dukungan penuh pada setiap pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Baca Juga: Panorama Properti Serahkan AJB ke Konsumen
"Pada prinsipnya kalau ini adalah untuk arah pembangunan yang lebih baik, tentu kami akan mendukung dan mengapresiasi. Tinggal bagaimana kita melihat apakah rencana ini sesuai dengan keinginan masyarakat atau tidak," katanya.
Dia mengatakan bahwa KNPI Kecamatan Tenjo siap menjadi garda terdepan, jika memang pembangunan tersebut memberikan dampak positif yang luar biasa bagi masyarakat.
"Kita akan menjadi garda terdepan kalau memang pembangunan ini seirama dengan masyarakat. Pada intinya, kami ingin dengan adanya pembangunan ini bisa mengakomodir segala kebutuhan dan kepentingan masyarakat," ucapnya.
Salah satu pengembang properti yang kini tengah mengembangkan Tenjo adalah Agung Podomoro Group dengan proyek Kota Podomoro Tenjo. Sebuah kawasan yang dibangun dengan konsep kota mandiri.
Proyek properti ini didukung dengan infrastruktur yang kini juga tengah dikembangkan yakni tol Serpong-Balaraja dan juga akses kereta komuter yakni Jakarta - Rangkasbitung.
Tidak tanggung, Agung Podomoro Group kini juga mengembangkan infrastruktur dasar dengan dukungan area Transit Oriented Development (TOD) sebagai pusat utama kota mandiri ini.
Artinya seluruh aktivitas masyarakat akan lebih berpusat di sini. Kegiatan masyarakat akan mendukung pergerakan ekonomi di kawasan ini sehingga mendukung langsung pendapatan daerah Tenjo.
Tidak hanya itu, kawasan akan dilengkapi dengan fasilitas lengkap seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, hotel, perkantoran, hiburan, dan lain-lain. Hal ini akan memberikan multiplier effect yang sangat luar biasa dengan penyereapan tenaga kerja yang sangat besar, peningkatan ekonomi daerah tenjo, serta kemanjuan masyarakat sekitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik