Suara.com - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) berkomitmen untuk melakukan tanggung jawab sosial atau CSR selama pandemi Covid-19 ini. Bahkan, komitmen CSR ini membuahkan hasil dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang TOP CSR Awards 2021.
Direktur Chandra Asri Suryandi mengatakan, Chandra Asri berkomitmen pada tiga prinsip dalam tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), yakni People, Planet, Profit dengan mengadopsi pendekatan Environment, Social, dan Governance.
Bahkan, kata dia, perusahaan dalam memulai perjalanan bisnis yang berkelanjutan, selalu meningkatkan kinerja dan menciptakan kehidupan yang harmonis dengan masyarakat sekitar dan lingkungan.
Suryandi menyebut, ada beberapa kontribusi Chandra Asri dalam program pembangunan berkelanjutan serta tanggung jawab sosial, seperti Chandra Asri terus berkomitmen untuk mengedepankan upaya-upaya keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dengan tanggung jawab sosial perusahaan, lewat empat pilar yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi serta sosial dan lingkungan.
Selain itu Chandra Asri berkomitmen penuh pada program berkelanjutan terutama pengelolaan sampah plastik, salah satunya ikut serta dalam Forum Indonesia National Plastic Action Partnership (NPAP) yang bertujuan mengurangi sampah plastik di laut hingga 70 persen pada tahun 2025.
"Sistem berkelanjutan ini penting untuk mempertahankan keberlangsungan lingkungan, sosial dan manajemen serta 3 aspek utama perusahaan People, Planet, Profit," ujar Suryadi dalam keterangannya, Jumat (23/4/2021).
Dia menuturkan, bentuk nyata Chandra Asri dalam mendukung program pengelolaan sampah plastik, dimulai dengan edukasi perubahan perilaku dalam program World Clean Up Day dan Aksi Bersih Pantai Paku yang diikuti lebih dari 336 peserta dan berhasil mengelola 26.636 kilogram (kg) sampah plastik.
Tak hanya itu, Chandra Asri juga berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dalam mendukung program Jakarta Recycle Center.
"Chandra Asri menyediakan 36.000 kantong sampah plastik daur ulang, yang berhasil mengurangi sampah terbuang (all type) ke TPA sebanyak 160.637 Kg dan mengurangi sampah plastik ke TPA sebesar 12.671 kg," jelas Suryandi.
Baca Juga: Chandra Asri Petrochemical Gandeng Ecolab Implementasikan Green Chemistry
Lalu, Chandra Asri juga konsen pada pemilahan sampah di lingkungan kantor maupun pabrik.
"Selain itu kami ikut berkontribusi dalam mencipatakan Ekosistem Pengelolaan Sampah Plastik, dimulai dari pemilahan dan pengumpulan sampah plastik, pemprosesan sampah plastik 1.456 kg sampah plastik menjadi 1.287 liter BBM hingga pendistribusian manfaat untuk masyarakat," terang dia.
Dia menambagkan, Chandra Asri juga berkontribusi dalam pembangunan jalan aspal plastik, pada tahun 2020 telah dilakukan di sepanjang 37,57 km dan mengelola sampah plastik sebanyak 207.321 kg.
Untuk diketahui, tiga penghargaan yang diraih oleh perusahaan, yakni, perusahaan meraih penghargaan pada kategori Top CSR Award 2021 Bintang 4, Top Leader on CSR Commitment 2021 yang diraih oleh Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra, dan Inovation of Plastic Waste Technology.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun