Suara.com - Kementerian BUMN memastikan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) masih ada dan tetap beroperasi. Namun, bukan kembali menjual produk asuransi, tetapi untuk menyelesaikan utang.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmojo mengatakan, selain menyelesaikan utang, Jiwasraya juga akan mengurusi polis nasabah yang menolak restukturisasi.
"Jiwasraya beroperasi sebagai perusahaan terbatas untuk menyelesaikan utang, dengan dukungan sisa aset kepada polis yang tidak setuju restrukturisasi dan dipindahkan pada IFG Life," ujar Kartika dalam peresmian IFG Progress secara virtual, Rabu (28/4/2021).
Pria yang akrab disapa Tiko ini menuturkan, bagi nasabah yang menolak restrukturisasi, maka harus menunggu pembayaran hingga proses penjualan aset selesai.
"Itu pemegang polis yang tidak setujui pada akhirnya maka Jiwasraya melakukan penagihan seluruh polis asuransi yang telah di restrukturisai, termasuk utang," ucap dia.
Sementara, tutur Tiko, bagi nasabah polis rela untuk direstrukturisasi maka akan dipindahkan ke IFG Life untuk proses pembayaran polis.
Namun demikian, Tiko menegaskan hingga saat ini proses restrukturisasi masih berjalan. Ia menargetkan, proses restrukturisasi selesai pada 31 Maret.
"Secara keseluruhan dapat kami saksikan bahwa restrukturisasi polis asuransi Jiwasraya berjalan lancar dan ditargetkan akan selesai akhir Mei 2021," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara
-
Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju
-
BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026
-
BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Industri Kretek Indonesia Terancam Mati