Suara.com - Populix, platform market research yang menjadi rujukan pelaku usaha dalam mencari tahu kebutuhan pasar dengan jutaan responden di seluruh Indonesia, mendapat kucuran dana atau funding pre-series A senilai 1,2 juta dolar AS atau setara Rp 17,2 miliar.
Pendanaan yang dipimpin oleh Intudo Ventures dengan menggandeng Quest Ventures dan beberapa investor baru itu rencananya akan digunakan untuk pengembangan bisnis Populix yang kian hari kian membesar.
“Pendanaan tersebut akan meng-cover seluruh keperluan riset, meluncurkan produk baru, memperluas akselerasi pasar dan marketing, serta merekrut SDM berkualitas,” kata Timothy Astandu, Cofounder dan CEO Populix dalam keterangannya ditulis Selasa (11/5/2021).
Sejak didirikan pada Januari 2018, Populix menjadi mitra para pelaku usaha yang bergerak di berbagai di berbagai bidang. Populix juga menawarkan berbagai layanan berbasis langganan dan khusus, termasuk riset di bidang kesehatan, brand awareness, kampanye khusus serta pengindeksan kepuasan pelanggan.
Sudah ada jutaan responden dengan 250.000 di antaranya merupakan responden berkualitas tinggi yang tersebar di 300 kota di seluruh Indonesia. Dan yang lebih impresif, Populix dihuni oleh responden dan para pengguna dari kalangan milenial.
“Populix memberikan wawasan komprehensif dan unik tentang pasar konsumen Indonesia yang dinamis. Dengan layanan kami yang terus update, Populix akan menangkap denyut nadi dinamika pasar secara lebih akurat dan signifikan,” kata Timothy.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026
-
Menkop Tak Mau Ambil Pusing Soal Impor Pikap untuk Koperasi Desa Merah Putih