Suara.com - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengekspor ratusan ton tepung kelapa ke Jerman pada akhir Mei 2021, menyusul permintaan dari negara tersebut cukup tinggi.
"Minat masyarakat Jerman membeli tepung kelapa asal Sulut sangat tinggi," kata Kabid Dagri Disperindag Sulut Darwin Muksin, ditulis Selasa (15/6/2021).
Dia mengatakan minat tersebut tercermin pada pengiriman tepung kelapa ke Jerman di akhir pekan Mei 2021 sebanyak 463 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 998.901 dolar Amerika Serikat (AS).
Darwin mengatakan jika dibandingkan dengan negara lainnya yang membeli tepung kelapa asal Sulut hanya puluhan ton saja, namun buyers asal Jerman membeli dalam jumlah yang sangat banyak.
Ia mengatakan pasar Jerman harus dijaga dengan baik oleh petani dan pengekspor Sulut, yakni dengan mempertahankan kualitas dan kuantitas produk.
"Saya harap mutu barang tetap dijaga, sehingga tidak merusak pasar," jelasnya.
Pemerintah, katanya, akan terus mencarikan pasar baru untuk produk turunan kelapa yang satu ini.
"Tepung kelapa asal Sulut telah diekspor ke puluhan negara di dunia baik di Asia, Eropa, Amerika maupun Afrika," katanya. (Antara)
Baca Juga: Lihat Ibunya Diguyur Tepung saat Ultah, Anak Panik Sampai Nangis Kejer
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
Terkini
-
Apa Itu Trading Halt Saat IHSG Anjlok 8%, Siapa yang Melakukannya?
-
Pengamat Tepis Isu Perbankan Malas Salurkan Kredit: Masalah Ada di Daya Beli
-
Ratusan Tambang Belum Setor RKAB, APBI Pastikan Anggotanya Sedang Proses Pengajuan
-
IHSG Trading Halt Pada Sesi 2 Imbas Tekanan MSCI, BEI Segera Gerak Cepat
-
Saham BUMI Diserok saat IHSG Dihantui Risiko Status Frontier Market MSCI
-
Sesi I Berdarah, IHSG Ambles 7 Persen ke Level 8.321
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
Danantara Bentuk BUMN Baru Khusus Kelola Tambang, Namanya Perminas
-
Bukan Perbankan Malas Salurkan Kredit, Tapi Pasar Masih Wait and See
-
Izin Tambang Agincourt Dicabut, Asosiasi Pertambangan Singgung Iklim Investasi yang Adil