Suara.com - Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ditangkap polisi terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Berdasarkan informasi yang beredar, keduanya ditangkap di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama.
Kedua orang tersebut bukanlah orang sembarangan karena kerap menontonkan gaya hidup mewah di media sosialnya, gaya hedonisme ini di dapat dari posisi jabatan sang suami yang menempati posisi penting di sejumlah perusahaan.
Dari rangkuman Suara.com, Ardi Bakrie memiliki kerajaan bisnis di dalam naungan Bakrie Group mulai dari media, telekomunikasi, energi hingga pertambangan, hampir semua perusahaannya pun telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Lantas bagaimana pergerakan sejumlah saham perusahaan Ardi Bakrie yang terafiliasi dengan Bakrie Group? Berikut daftarnya.
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sahamnya memang sudah lama berada di level gocap, sehingga tidak ada transaksi yang begitu signifikan.
- PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) dimana sahamnya turun 1,61 poin ke Rp 61 per lembar saham.
- PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) merupakan saham gocapan sehingga tidak ada transaksi yang signifikan.
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) merupakan saham gocapan sehingga tidak ada transaksi yang signifikan.
- PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) juga merupakan saham gocapan sehingga tidak ada transaksi yang signifikan.
- PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) sahamnya berada di posisi Rp 59 per lembar saham sama dengan kemarin, setelah sempat naik 1 poin ke Rp 60.
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) di bidang pertambangan mineral, sahamnya stagnan di level Rp 107 per lembar saham.
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sahamnya naik 1 poin menjadi Rp 122.
- PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk. (UNSP) turun 3 poin atau 2,7 persen menjadi Rp 108.
- Induk tvOne, PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) juga berada pada level gocap tepatnya Rp 57 per lembar saham. Pergerakan saham VIVA sedikit mengalami penurunan dengan rentang Rp 56-58 per lembar saham.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai