Suara.com - Beberapa orang mungkin pernah mengira Cotton Ink adalah label asal luar negeri. Bahkan satu kelompok dengan busana kasual seperti Pull & Bear, H&M, Stradivarius atau beberapa ritel lainnya yang sering kita lihat berjajar di pusat perbelanjaan kelas menengah ke atas.
Namun, siapa sangka, Cotton Ink merupakan brand lokal yang dibangun oleh dua perempuan asal Indonesia yakni Ria Sarwono dan Carline Darjanto. Ria Sarwono pun membagikan rahasia suksesnya dalam membangun bisnis fashion dalam event ShopeePay Talk yang diselenggarakan secara virtual pada Jumat, (16/7/2021).
“Aku nggak pernah nyangka kalau Cotton Ink akan sebesar sekarang, karena awal mula aku membuat CottonInk juga karena sekadar mau punya penghasilan sendiri setelah aku lulus kuliah,” tutur Ria.
Kata Ria, terbentuknya bisnis Cotton Ink bermula dari kepopuleran nama Barack Obama di Indonesia karena keluar sebagai pemenang dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS). Maklum, Obama pernah menghabiskan sebagian masa kecilnya di Jakarta.
Ketenaran nama Obama di Indonesia membuka peluang bisnis. Dia bersama sahabatnya Carline Darjanto langsung membuat kaos sablon bergambar Presiden AS pertama keturunan Afrika-Amerika itu, dengan usung merek Cotton Ink.
“Aku cuma modal 500 ribu aja. Waktu itu karena mikirnya cuma mau bikin kaos 24 pcs, jadi ya nggak kepikiran untuk ngeluarin uang banyak-banyak. Toh, aku juga nggak expect bakalan banyak yang beli. Eh ternyata, kurang dari satu minggu, kaos itu udah sold out,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ria juga mengaku bahwa dirinya pernah menghadapi tantangan dalam menjalankan bisnis tersebut. Dia juga tak menampik pernah bertengkar dengan patnernya Carline.
“Ketika kami berdua bertengkar, aku selalu inget, kalau kami berdua masih punya visi yang sama. Jadi, ya kami selalu mengingat visi kami lagi, dan kembali melanjutkan bisnis ini," katanya.
Tantangan lain yang pernah dihadapinya adalah aspek produksi. Namun, keduanya selalu punya cara untuk mengatasi masalah tersebut. Tantangan yang paling membuat stres adalah saat hendak melakukan ekspansi bisnis.
Baca Juga: Bosan? Ini 5 Kegiatan Seru di Rumah Anti Mati Gaya selama PPKM Darurat
"CottonInk ini self-funded, jadi ketika kita ingin melakukan ekspansi bisnis yang lebih luas, jadi dilema gitu. Semua pasti ada resikonya, jadi ya kita selalu melakukan ekspansi perlahan,” katanya.
Dia menambahkan, yang membuat Cotton Ink bisa bertahan hingga saat ini adalah mempertahankan kualitas.
“Komitmen yang aku dan partnerku miliki adalah, kita berdua harus selalu punya produk yang bagus, jadi quality always number one. Selain itu, karena biar punya image yang beda daripada yang lain, maka kita selalu memiliki strategi untuk berkolaborasi dengan perempuan Indonesia yang inspiratif seperti Isyana, Raisa dan artis perempuan lainnya," ucap Ria.
Adapun di masa Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Ria mengaku tidak terlalu kesulitan dalam menjalankan bisnis. Sebab, awalnya Cotton Ink memang bisnis yang dibangung secara online.
"Di masa-masa sekarang ini semuanya jadi lebih mudah karena online marketplace seperti Shopee dan e-commerce lainnya menyediakan tempat untuk para pebisnis dalam memasarkan produknya. Ditambah pula kemudahan dalam pembayaran dan promo-promo yang ditawarkan, terus terang itu sangat menguntungkan kami para pengusaha, serta para konsumen yang menikmati produk kami juga,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Hari Lansia Nasional, Ini 5 Aktivitas Seru Bareng Kakek dan Nenek Tercinta
-
Sambut Hari Lansia Nasional, Ini 5 Aktivitas Seru Bareng Kakek dan Nenek Tercinta
-
Ajak Apresiasi Pencapaian Tengah Tahun, ShopeePay Hadirkan Kampanye 6.6 Mid Year Deals
-
Beli Voucher Game Online Murah dan Mudah, Ini Berbagai Cara yang Menguntungkan!
-
Ide Kencan Hemat dan Seru Supaya Gaji Tetap Awet
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen
-
Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'
-
Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh
-
Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional
-
BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan
-
Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global
-
Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian
-
Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000