- Presiden Prabowo membentuk Satgas Mitigasi PHK melalui Keppres Nomor 10 Tahun 2026 untuk melindungi hak-hak seluruh pekerja Indonesia.
- Satgas menjadi jalur pengaduan satu pintu terkait masalah upah, sistem outsourcing, dan ancaman PHK bagi para buruh.
- Satgas melibatkan perwakilan serikat pekerja guna mempercepat penanganan sengketa serta memotong rantai birokrasi yang selama ini menghambat.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, buruh bisa membawa seluruh persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi ke SAtuan Tugas Mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh.
Dasco menjelaskan, satgas itu sengaja dibentuk atas inisiasi Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah konkret membela buruh di tengah ancaman pemutusan hubungan kerja atau PHK.
Berbicara di hadapan perwakilan aliansi serikat buruh di DPR, Jumat (1/5), Dasco mengatakan satgas itu adalah jalur tercepat bagi buruh untuk mengadukan berbagai persoalan ketenagakerjaan, mulai dari masalah upah hingga sistem outsourcing yang kerap dikeluhkan.
"Keberadaan satgas adalah jawaban atas kerumitan birokrasi yang selama ini sering menghambat penyelesaian sengketa antara buruh dan perusahaan," kata Dasco, dikutip hari Sabtu (2/5/2026).
Buruh, kata dia, tak perlu mengkhawatirkan efektivitas satgas tersebut karena dibentuk bersama-sama dengan serikat pekerja.
"Pokoknya, kalau kawan-kawan menghadapi masalah upah, sistem outsourcing, PHK dan lain0lain, bisa dibawa ke satgas supaya memutus rantai birokrasi yang panjang," pintanya.
Buka peluang ambilalih perusahaan
Menurut Dasco, Satgas PHK tidak bekerja secara tertutup. Pemerintah sengaja melibatkan perwakilan dari serikat buruh dalam struktur organisasinya agar penanganan kasus di lapangan bisa berjalan optimal dan transparan.
Langkah ini diambil agar tidak ada lagi informasi yang tersumbat dari pihak pekerja ke telinga pengambil kebijakan.
Baca Juga: May Day Vibes: Kerja Jalan, Harga Naik, Pekerja Perempuan Makin Overthinking
Menariknya, meski baru saja diluncurkan, satgas ini rupanya sudah mulai bekerja memetakan titik-titik rawan krisis di berbagai sektor industri.
Sejumlah laporan mengenai potensi PHK massal, sudah masuk ke meja kerja mereka untuk segera ditindaklanjuti sebelum benar-benar terjadi.
"Tadi, kawan-kawan buruh sudah melaporkan ke pihak pemerintah, ada sejumlah perusahaan yang dalam dua atau tiga bulan nanti berencana PHK. Laporannya sudah masuk ke satgas untuk diantisipasi," kata Dasco.
Tak hanya itu, Dasco mengatakan, pemerintah juga tak bakal tinggal diam bila ada perusahaan yang tengah kesulitan sehingga terancam tutup.
Ia mengatakan, pemerintah membuka peluang mengambilalih 'perusahaan sakit' agar tak ada PHK terhadap buruhnya.
"Presiden sudah menegaskan, kalau ada perusahaan yang kesulitan, akan dibantu. Bahkan kalau memang atk mampu, akan diambil alih, ini supaya kawan-kawan buruh bisa tetap bekerja," kata dia.
Berita Terkait
-
May Day Vibes: Kerja Jalan, Harga Naik, Pekerja Perempuan Makin Overthinking
-
101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana
-
Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta
-
May Day 2026 di Bandung Berakhir Ricuh, Polisi Ringkus Kelompok Perusuh Berbaju Hitam
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional
-
BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan
-
Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian
-
Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000
-
Harga Solar Vivo Melonjak! Diesel Primus Kini Rp30.890 per Liter Mulai Mei 2026
-
SIG Bukukan Laba Rp80 Miliar pada Kuartal I 2026, Penjualan Semen Naik di Tengah Tekanan Industri
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 2 Mei 2026: Antam Melonjak, UBS Turun, Galeri24 Naik Tipis
-
Indef Nilai KUR Bunga 5 Persen Yang Dicanangkan Presiden Prabowo Efektif Bantu UMKM