Suara.com - Indonesia masih menghadapi lonjakan kasus virus corona, yang mengharuskan segala sesuatunya dikerjakan dari rumah. Selain menempuh pendidikan, para generasi muda juga dapat beinvestasi. Nah, berikut ini tips investasi bagi mahasiswa dan generasi muda lainnya.
Di era milenial ini, investasi banyak diminati orang-orang, termasuk para generasi muda. Namun, tentunya investasi yang aman serta mampu mendatangkan keuntungan besar di masa pandemi seperti sekarang ini.
Investasi sendiri bisa dilakukan dengan beragam cara, seperti investasi logam mulia, properti, serta pasar saham.
Dari berbagai cara investasi, rupanya investasi pasar saham jadi investasi yang diminati oleh para generasi muda. Investasi dengan cara ini juga kian dipermudah dengan keberadaan sejumlah aplikasi.
Melansir dari Instagram @uiiyogyakarta (23/07/2021), Bekti Sutikna selaku alumni UII sekaligus seorang trader menyampaikan bahwa cara terbaik berinvestasi yakni dengan membangun literasi diri serta mengelola investasimu sendiri.
TIPS BERINVESTASI BAGI GENERASI MUDA
Bagi yang tertarik terjun ke dunia investasi, simak berikut ini tips berinvestasi bagi generasi muda di masa pandemi.
- Menyisihkan uang jajan dengan meminimalisir pengeluaran
- Mengetahui profil risiko, menemukan gaya investasi (trading) saham yang sesuai
- Pelajari cara menganalisa saham (analisa fundamental, analisa teknikal, analisa volume/ bandarmologi).
- Lakukan investasi (trading) saham secara konsisten
- Jika pilih trading, pastikan untuk pelajari risiko serta cara mencegah kerugian (cut loss). Jika memperoleh profit dari trading, pastikan untuk mengamankannya ke akun terpisah untuk keperluan dana safety fund pada masa mendatang.
- Bagi yang terjun ke dunia investasi, selamat datang di dunia ke-8 yakni dunia compound interest yang mana diperoleh dari investasi rutin dan berjangka panjang
- Jangan lelah untuk belajar. Sebab investasi terbaik yakni investasi mengembangkan diri.
Nah, itulah beberapa tips berinvestasi bagi generasi muda di masa pandemi. Selamat mencoba dan jangan pernah menyerah ya. Yuk tetap semangat menggali potensi diri dan menggali pundi-pundi rupiah, meski dunia sedang tak baik-baik saja karena pandemi yang juga belum reda.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: PPKM Dilonggarkan, Epidemiolog Ingatkan Pemerintah Harus Perbanyak Testing
Berita Terkait
-
Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global
-
7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
-
IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat
-
Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar
-
IHSG Melesat ke Level 8.300 pada Senin Pagi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802
-
Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global
-
Beras Premium Bulog Mejeng di Rak Bin Dawood dan Lulu, Siap Garap Pasar Arab Saudi
-
Emiten NETV Tiba-tiba Ditinggal Direktur Utamanya
-
Impor 105 Ribu Pikap India PT Agrinas Dianggap Berlawanan dengan Program Prabowo
-
Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya
-
Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari
-
Defisit APBN Capai Rp 54,6 T per Januari 2026, Purbaya Klaim Masih Terkendali
-
Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri
-
Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump