Suara.com - Sering kali masalah utama yang dialami mayoritas UMKM adalah kurangnya pemahaman mengenai branding. Kebanyakan dari pelaku bisnis UMKM masih menilai jika hanya dengan memiliki logo dan label, berarti mereka sudah memiliki brand.
Namun, rasanya usaha mereka seperti jalan di tempat. Lalu, apakah yang salah
Marketing Manager PrimaGraphia, Irmawati mengatakan, branding adalah cara membuat persepsi positif tentang produk, perusahaan, maupun layanan yang diberikan oleh perusahaan.
"Membuat branding bisnis yang kuat bukan hanya perkara logo atau label saja. Inti pada branding adalah identitas atau wajah yang ingin ditunjukkan brand Anda kepada masyarakat luas," ujar Irmawati dalam keterangannya, Kamis (29/7/2021).
Irmawati menyebut, secara simpelnya terdapat ada 4 hal yang harus UMKM persiapkan. Langkah pertama yang UMKM harus lakukan adalah membangun sebuah pondasi bisnis dengan produk yang bekualitas.
Selain itu, UMKM juga bisa menciptakan produk-produk unik, yang tentunya tak dimiliki oleh pesaing.
"Hal ini dapat dilakukan jika kita terus melakukan riset pasar. Produk apakah yang sedang trend atau yang tengah digandrungi oleh konsumen," jelasnya.
Kedua, UMKM bisa membangun citra brand melalui aset visual cetak seperti pamflet, atau pesan pemasaran melalui brosur. Yang perlu diperhatikan dalam membuat aset-aset visual ini dengan memperhatikan warna, nilai, dan pesan brand milik UMKM secara keseluruhan.
"Ketiga, selain produk, konsumen tentunya membutuhkan nilai plus berupa servis yang baik. Kita bisa memulainya dengan mengetahui apa yang pelanggan butuhkan sehingga perusahaan mampu memenuhi keinginan pelanggan," ucapnya.
Baca Juga: Bantu Percepatan Herd Immunity di Akhir Tahun, Dekranasda Vaksin Seribu Pelaku UMKM
Terakhir keempat, branding bukan hanya soal logo, label, atau packaging. Branding harus mencakup keseluruhan bisnis Anda seperti Kartu nama bisnis, Marketing tools/material seperti banner, spanduk, Seragam staf dan dekorasi toko/kantor.
"Nah Sekarang kita tidak perlu repot lagi menyiapkan segala kebutuhan branding seperti kartu nama, flyer, brosur, sticker label, packaging, segala macam marketing tools, sampai merchandise. Salah satu percetakan digital yang bisa mengerjakan semua hal tersebut adalah PrimaGraphia," pungkas dia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja
-
Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan