Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) berkomitmen untuk memperkuat implementasi nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) sebagai pijakan kerja para pegawainya. Ini demi mengakselerasi perkembangan digital di Indonesia. Dalam keterangan persnya, Telkom menyebut Telkom telah genap berusia satu tahun menerapkan AKHLAK di tubuh perseroan. Hal tersebut lantas dirayakan Telkom melalui acara Peringatan 1 Tahun AKHLAK bertema “Bagiku & Keluargaku”.
Tema tersebut menggambarkan bahwa core values AKHLAK ini diimplementasikan tidak hanya dalam lingkungan pekerjaan, melainkan justru dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Acara ini merupakan salah satu wujud dukungan TelkomGroup terhadap program Kementerian BUMN.
Peringatan setahun penerapan AKHLAK sebagai core values perusahaan dilaksanakan secara virtual, dihadiri melalui video conference oleh seluruh jajaran Komisaris, Direksi, Serikat Karyawan, dan Srikandi TelkomGroup, yang disaksikan melalui live streaming oleh seluruh milenial dan insan TelkomGroup beserta keluarga.
Dalam sambutannya di acara peringatan ini, Direktur Utama, Telkom Ririek Adriansyah menyampaikan, pesan ihwal pentingnya transformasi sumber daya manusia (SDM) dilakukan oleh TelkomGroup sebagai bagian penting dari transformasi perusahaan menjadi digital telco dalam rangka mengembangkan talenta digital yang mampu beradaptasi dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
Upaya transformasi SDM di TelkomGroup harus dilakukan dengan nilai-nilai dasar yang kuat. Karena itu, internalisasi nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif harus dipastikan berjalan secara sungguhsungguh, konsisten, dan konsekuen di lingkungan TelkomGroup.
Dalam arahannya kepada seluruh insan TelkomGroup, Ririek menekankan bahwa selama setahun terakhir Telkom telah cukup berhasil memulai penerapan core values AKHLAK di lingkungan internal perusahaan. Keberhasilan ini dibuktikan dengan diraihnya gelar Juara Umum pada ajang perdana AKHLAK Award 2021 yang diselenggarakan
Kementerian BUMN bersama ACT Consulting Internasional beberapa waktu lalu.
Pencapaian membanggakan tersebut tidak lain adalah atas kontribusi dan kerja sama seluruh karyawan dalam mengimplementasikan AKHLAK selama satu tahun ini di lingkungan TelkomGroup. Untuk itu, Ririek mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi dedikasi serta kontribusi rekan-rekan dalam menyukseskan implementasi AKHLAK di lingkungan TelkomGroup.
Dia berharap, pencapaian ini dapat memotivasi seluruh karyawan, termasuk saya dan seluruh jajaran direksi selaku role model, untuk semakin meningkatkan internalisasi dan implementasi core values AKHLAK dalam setiap pekerjaan.
"Namun demikian, pencapaian ini bukanlah tujuan akhir perjalanan. Menjadi yang terbaik adalah sebuah keharusan, namun memenangkan persaingan adalah hal mutlak,” demikian jelas Ririek.
Baca Juga: Telkom Dinilai Tepat Jika Gunakan Satelit Internet Starlink dari SpaceX
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Telkom, Bambang Brodjonegoro mengajak seluruh insan TelkomGroup untuk mempertegas implementasi core values AKHLAK sehingga menjadi perilaku keseharian.
“Bersama kita berkomitmen untuk memperkuat karakter AKHLAK dalam perilaku keseharian di lingkungan TelkomGroup. Dengan berlandaskan core values AKHLAK, mari kita berperan aktif untuk mencapai visi misi perusahaan, mewujudkan keberhasilan perusahaan dan mendukung transformasi digital Indonesia sejalan dengan program pemerintah,” ujar Bambang.
Peringatan setahun penerapan core values AKHLAK di lingkungan TelkomGroup juga dimeriahkan dengan penyerahan apresiasi bagi pemenang Kompetisi FUNTASTIC AKHLAK Video Challenge oleh Direktur Human Capital Management Telkom Afriwandi, pemberian apresiasi oleh Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah kepada anak perusahaan pemenang AKHLAK Award 2021, serta Deklarasi Komitmen Insan TelkomGroup untuk menjalankan core values AKHLAK secara sungguh-sungguh.
Selain menjadi Juara Umum dan pemenang pada tiga kategori di ajang Akhlak Award 2021, Telkom melalui beberapa anak perusahaan juga berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan pada acara yang sama dari kategori anak perusahaan BUMN. Anak perusahaan Telkom yang meraih penghargaan adalah Telkomsel, Telkom Infra, Yakes, PINS, Telkomsat, Metranet, Mitratel, Telin, Dapen, dan Telkom Akses.
Keberhasilan Telkom dan anak perusahaan dalam menerapkan core values AKHLAK tak lepas dari gerak cepat perusahaan mengimplementasikan core values tersebut sejak ditetapkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir pada 1 Juli 2020. Implementasi nilai AKHLAK dimulai dari ikrar dan komitmen sejak 23 Juli 2020, sosialisasi ke seluruh karyawan, dan internalisasi melalui Training Living in The Grand Why AKHLAK yang diikuti oleh 9.000 peserta dan dihadiri 108 BUMN sebanyak 10 batch. Telkom juga melaksanakan e-learning yang diikuti oleh 24.848 karyawan dan acara puncak Culture Festival 2020 TelkomGroup secara virtual yang dihadiri lebih dari 24.000 peserta termasuk BUMN lain dan masyarakat—pada Desember 2020.
Direktur Human Capital Management Telkom, Afriwandi mengatakan, tantangan di tahun 2021 ini adalah bagaimana kita tetap dapat mempertahankan, bahkan meningkatkan prestasi, sebagai Best BUMN di AKHLAK Award dengan hasil pengukuran yang lebih baik. Karenanya, diminta kepada seluruh pimpinan unit, termasuk direktur anak perusahaan dengan dibantu para culture agent dan culture booster, untuk semakin meningkatkan index implementasi Core values AKHLAK yaitu Indeks Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Di penghujung acara, Ririek berpesan kepada seluruh insan TelkomGroup agar terus menerapkan core values AKHLAK.
“Dengan berlandaskan core values AKHLAK, mari perkuat sinergi untuk terus melahirkan karya terbaik dengan inovasi tiada henti dalam mendorong transfromasi digital untuk Indonesia yang lebih baik,” tutup Ririek.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Pastikan Stok Obat-obatan di BUMN Cukup untuk 2 Bulan ke Depan
-
Erick Thohir: 5,5 Juta Vaksin Gotong Royong Sudah Diterima, 1,9 Juta Telah Didistribusikan
-
Anggap Seperti Romeo-Juliet, Erick Thohir Tengok Rachel yang Sedang Isoman
-
Dukungan Moril Erick Thohir untuk Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo
-
Erick Thohir Kaget Indra Rudiansyah Karyawan BUMN Jadi Tim Pembuat Vaksin AstraZeneca
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Impor 105 Ribu Pikap India PT Agrinas Dianggap Berlawanan dengan Program Prabowo
-
Cara Cetak Emas di Pegadaian Terbaru Lengkap Syarat, Biaya, dan Alurnya
-
Bulog Mulai Kirim Beras ke Arab Saudi pada 28 Februari
-
Defisit APBN Capai Rp 54,6 T per Januari 2026, Purbaya Klaim Masih Terkendali
-
Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri
-
Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terburuk Februari Imbas Tarif Trump
-
7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
-
IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat
-
Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar
-
File APK Berkedok Undangan Kuras Rekening di Batang, Pakar: Nasabah Harus Lebih Awas