News / Nasional
Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:50 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8/2026). [Suara.com/Novian]
Baca 10 detik
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Istana akan menganugerahkan tanda kehormatan kepada sejumlah menteri aktif.
  • Pemberian penghargaan negara tersebut dijadwalkan berlangsung tepat sepekan setelah peringatan Upacara HUT ke-81 RI di Jakarta.
  • Selain menteri, penghargaan juga diberikan kepada individu berprestasi seperti penemu paten teknologi berstandar internasional.

Suara.com - Istana akan memberikan gelar, tanda jasa, dan tanda kehormatan kepada sejumlah tokoh, termasuk menteri yang kini aktif di kabinet.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemberian tanda kehormatan tersebut dilakukan sepekan setelah peringatan Upacara Kemerdekaan HUT ke-81 RI.

"Direncanakan satu Minggu setelah peringatan Detik-detik Proklamasi," kata Pras di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Meski belum merinci jumlah tokoh yang akan mendapat anugerah tanda kehormatan, Pras membenarkan akan ada sejumlah menteri yang menjadi penerima tanda jasa.

"Ya ada beberapa, ada beberapa yang belum pernah atau tapi kan pendekatannya bukan belum pernah atau tidak pernah ya, tetapi prestasi apa yang kemudian dianggap layak untuk menerima tanda kehormatan dari negara ya," kata Pras.

Tidak hanya diperuntukkan bagi menteri, hasil diskusi dengan Presiden Prabowo Subianto juga menyepakati tanda kehormatan akan diberikan kepada individu-individu yang dianggap layak.

"Seperti misalnya individu-individu yang mengabdikan diri di bidang teknologi sehingga sampai memiliki paten-paten teknologi yang itu diakui di dunia internasional itu juga salah satu yang masuk di dalam daftar juga," kata Pras.

Load More