Suara.com - PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL) baru-baru ini dianugerahi penghargaan ‘Community Initiative’ dan 'Outstanding Leader in Asia' untuk Presiden Direktur APL, Christophe Piganiol, di Asia Corporate Excellence & Sustainability (ACES) Awards 2021.
Diselenggarakan setiap tahun, ACES Awards merupakan penghargaan internasional bergengsi yang mengakui para pemimpin yang menginspirasi, perusahaan yang mendukung kegiatan sustainability, dan juga memberikan kontribusi bisnis bagi masyarakat luas dan industri secara global.
Penghargaan 'Community Initiative' diberikan kepada APL berkat kontribusi signifikan yang telah dilakukan terhadap masyarakat, memiliki tujuan yang jelas dan tingkat keterlibatan yang tinggi, mulai dari karyawan hingga manajemen puncak, dalam program keberlanjutannya, serta memiliki keselarasan yang kuat dengan aktivitas bisnis perusahaan.
Dalam penghargaan yang sama, Presiden Direktur APL, Christophe Piganiol, juga dinobatkan sebagai 'Outstanding Leader in Asia'. Penghargaan tersebut diberikan kepada beliau atas kemampuannya dalam mengembangkan memimpin, dan menggerakan tim agar berkontribusi besar terhadap pertumbuhan bisnis perusahaan.
Christophe Piganiol percaya bahwa aspek besar dari kesuksesan adalah cara bagaimana seorang pemimpin dapat memimpin timya dengan sikap peduli, yang merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, dan sesuatu yang sangat dibutuhkan pada saat ini.
“Merupakan suatu kehormatan bagi kami karena berhasil mendapatkan penghargaan ‘Community Initiative’ dan ‘Outstanding Leader in Asia’. Di APL, keberlanjutan telah tertanam dalam DNA kami. Di bawah empat pilar, kami memiliki inisiatif yang bertujuan untuk membantu masyarakat dan membangun masa depan Indonesia yang lebih sehat. Pengakuan atas hasil kerja kami ini, akan memberikan energi bagi kami untuk terus memperhatikan aspek keberlanjutan dalam semua hal yang kami lakukan," kata Presiden Direktur APL, Christophe Piganiol ditulis Kamis (12/8/2021).
"Keistimewaan mendapatkan penghargaan sebagai ‘Outstanding leader in Asia”, memperkuat tekad saya untuk memberikan lingkungan yang lebih kondusif bagi tim untuk berkembang, dan membantu masyarakat luas dengan fokus khusus untuk mengembangkan generasi pemimpin berikutnya, yang bersemangat untuk mendorong inovasi yang dapat membuat perawatan kesehatan lebih mudah diakses oleh masyarakat Indonesia,” Christophe Piganiol menambahkan.
Selain itu di ACES Award, Zuellig Pharma juga dianugerahi gelar lainnya, antara lain sebagai ‘’Top Sustainability Advocates in Asia’ untuk kantor regional Zuellig Pharma dan ‘Industry Champions of the Year’ for Zuellig Pharma Singapore.
Baca Juga: GKM Green Tower Dukung Adaptasi Bisnis Selama Pandemi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026