Suara.com - PT Mahakarya Artha Sekuritas (kode broker XL), hari ini mengumumkan langkah perusahaan untuk merilis aplikasi trading saham Stockbit. Megawati Soewardi, Direktur Mahakarya Artha Sekuritas, mengatakan bahwa Stockbit sebagai aplikasi trading saham akan memberikan manfaat positif kepada para nasabah Mahakarya serta para investor saham di Indonesia, baik yang masih pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Menurutnya, langkah ini akan memudahkan para investor dan trader di Indonesia untuk berdiskusi dan berinvestasi saham di dalam satu aplikasi.
“Visi kami untuk Stockbit adalah untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui investasi di pasar modal. Dengan aplikasi Stockbit, pembukaan Rekening Dana Nasabah, transaksi jual-beli saham, dan pengelolaan dana dapat dilakukan 100% secara online dengan teknologi yang modern dan terpercaya. Selain itu, diskusi mengenai saham dapat dilakukan secara interaktif dari dan oleh investor. Pada akhirnya, para investor akan kian diuntungkan,” kata Megawati dalam keterangannya, Kamis (26/8/2021).
Berdiri pada tahun 1989, Mahakarya Artha Sekuritas merupakan perusahaan sekuritas lokal yang memiliki izin perantara pedagang efek serta telah cukup berpengalaman dalam dunia pasar modal Indonesia.
Megawati meyakini langkah perusahaan ini akan menawarkan solusi investasi yang mudah, aman, dan terpercaya bagi masyarakat. Dengan langkah yang diambil ini, para investor yang telah berinvestasi bersama Mahakarya Artha Sekuritas sebelumnya dan para pengguna Stockbit dapat membangun portofolio investasi mereka dengan menggunakan aplikasi Stockbit.
Sementara itu, para investor baru juga dapat berinvestasi saham dengan menggunakan Stockbit.
Investasi saham melalui aplikasi Stockbit menawarkan beberapa fitur unggulan, diantaranya dapat menggunakan semua fitur yang ada pada aplikasi Stockbit secara gratis, dapat dilakukan tanpa deposit minimal serta pembukaan Rekening Dana Nasabah yang 100% online dan hanya membutuhkan satu hari kerja.
“Lewat fitur-fitur yang dihadirkan, kami berharap agar pengalaman pengguna dalam berinvestasi akan menjadi semakin nyaman,” tambah Megawati.
Lebih lanjut, Megawati mengatakan bahwa di tengah upaya pemulihan perekonomian nasional yang gencar dilakukan pemerintah, meningkatkan investasi masyarakat di pasar modal merupakan salah satu kontribusi yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Baca Juga: HOTS Championship 4 Mirae Asset Sekuritas Berhadiah Rp 1 Miliar
“Layanan perdagangan saham online yang modern, namun dihadirkan secara sederhana di aplikasi Stockbit, kami yakini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Fakta bahwa baru sekitar 2% penduduk Indonesia berusia produktif yang berinvestasi di pasar modal menjadi pekerjaan rumah kami untuk meningkatkannya,” kata Megawati.
Sementara itu, menyikapi apa yang Megawati sampaikan, Pandu Sjahrir, Founding Partner dari AC Ventures, mengapresiasi langkah yang dinilainya bermanfaat ini.
“Penting sekali bagi para pemangku kepentingan di sektor jasa keuangan, khususnya yang terkait pasar modal, untuk meningkatkan minat masyarakat dalam berinvestasi sekaligus mengedukasi mereka. Saya mendukung langkah yang diambil oleh Mahakarya Artha Sekuritas karena ini semakin memudahkan masyarakat dalam memahami dan berinvestasi saham. Semoga langkah ini dapat mendukung Bursa Efek Indonesia dalam menjadikan investasi di pasar modal lebih inklusif,” kata Pandu.
Di Indonesia, jumlah investor saham mencatatkan peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu. Di awal tahun 2016, jumlah investor saham tercatat sebanyak 434 ribu orang. Sementara di akhir Juli 2021, jumlahnya sebesar 2,56 juta.
“Menyikapi tren positif ini, kami berkomitmen untuk membuka akses dan memudahkan investasi di pasar modal, khususnya di kalangan investor pemula dan investor ritel. Kami meyakini bahwa setiap orang berhak atas masa depan yang lebih baik melalui investasi di pasar modal, yang dilakukan secara benar dan konsisten,” tutup Megawati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?