Suara.com - PT KAI Commuter bakal menggelar vaksinasi bagi masyarakat umum di Stasiun Manggarai, pada Jumat (2/9/2021) besok. Gelaran Vaksinasi ini akan menggunakan vaksin Sinovac dosis pertama dan kedua untuk usia 12 tahun keatas.
Stasiun Manggarai akan menjadi Stasiun kesepuluh yang menggelar vaksinasi.
"Hingga Kamis (2/9) sudah ada 12.141 orang yang sudah divaksinasi di 9 stasiun diantaranya di Stasiun Duri, Angke, Jakarta Kota, Cikarang, Maja, Rangkasbitung, Juanda, Lenteng Agung, dan Kalideres," ujar VP Corporate Commucation KAI Commuter, Anne Purba dalam keterangannya, Kamis (2/9/2021).
Sebelum mengikuti vaksinasi, pengguna KRL maupun masyarakat sekitar dapat mendaftar terlebih dahulu melalui https://vaksinasi.krl.co.id/daftar.
Saat mengikuti vaksinasi cukup membawa Kartu Tanda Penduduk untuk pendaftaran dan validasi. KTP yang perlu dibawa juga tidak dibatasi domisilinya. Vaksinasi akan berlangsung pukul 09.00 - 13.00 WIB.
Sementara itu, sejalan dengan dibukanya kembali sejumlah industri dan aktivitas perekonomian masyarakat volume pengguna KRL perlahan mulai bertambah.
Pada Agustus rata-rata pengguna KRL sebanyak 188.409 orang per hari. Angka ini bertambah sekitar 15 persen dibanding rata-rata pengguna KRL pada Juli yaitu 162.809 orang per hari.
Sejalan dengan itu, KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Petugas di lapangan akan melakukan penyekatan jika kondisi di stasiun maupun di dalam KRL sudah sesuai kuota.
"Agar terhindar dari potensi antrean, pengguna dapat melihat informasi kepadatan di stasiun melalui aplikasi KRL Access atau menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk," kata Anne.
Baca Juga: Korut Tolak Bantuan 3 Juta Vaksin Sinovac, Minta Dibagikan Saja ke Negara Terdampak Parah
Berita Terkait
-
Vaksinasi Covid-19 Pelajar di Puspemkot Tangerang Timbulkan Kerumunan
-
Gubernur Riau Syamsuar: Warga Sekarang Antusias Ikut Vaksinasi, Kita Harus Maksimalkan
-
Korut Tolak Bantuan 3 Juta Vaksin Sinovac, Minta Dibagikan Saja ke Negara Terdampak Parah
-
Tidak Semua Warga Bandar Lampung Bisa Dapatkan Vaksin Moderna, Ini Syaratnya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Alami Tekanan ke Level Rp16.843
-
Harga Emas Hari Ini Stabil di Pegadaian, Rp3 Jutaan Masih Bisa Menguat?
-
Ini Modus Penipuan yang Paling Banyak saat Ramadan dan Lebaran
-
IHSG Melesat ke Level 8.300 pada Senin Pagi
-
Regulasi Terlalu Restriktif Dinilai Berpotensi Picu PHK, Petani Tembakau Ikut Terdampak
-
6 Ruas Tol Ini Digratiskan Selama Mudik Lebaran 2026, Cek Daftarnya
-
Pengamat Ungkap 7 Poin Perjanjian Indonesia-AS Berpotensi Ancam Ekonomi Nasional
-
Daftar 6 Ruas Tol yang Dibuka Fungsional Selama Mudik Lebaran
-
Targetkan 53 Juta Wisatawan Aman, Askrindo Pastikan Pelancong di Jawa Tengah Terlindungi
-
Ekonom Nilai Pelemahan Rupiah Berbeda dari Krisis 1998