Suara.com - Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus berupaya mewujudkan swasembada gula, salah satunya adalah upaya peningkatan produktivitas komoditi tebu.
Holding Perkebunan Nusantara melalui anak usahanya, PTPN X menjalin kerjasama dengan PT Petrokimia Gresik mengenai Program Makmur (sebelumnya bernama Agro Solution).
Tindak lanjut kerjasama ini adalah digelarnya tanam perdana tebu di Desa Sidonganti, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Acara ini dihadiri oleh Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara Mahmudi, Direktur PTPN X Tuhu Bangun, Komisaris PT Petrokimia Gresik Indira Chunda Thita serta Direktur Utama Petrokima Gresik Dwi Satriyo Annurogo.
Lahan tebu yang ditanam ini nantinya akan didukung pemenuhan pupuknya melalui Program Makmur. Pupuk yang disediakan adalah pupuk non subsidi jenis ZA dan NPK Phonska Plus.
Program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan produktivitas tebu melalui pendampingan intensif kepada petani dalam budidaya tanaman dengan memberikan pasokan sarana produksi dan pemasaran hasil pertanian melalui skema kemitraan.
Program Makmur ini ditujukan guna memenuhi kebutuhan pupuk 6.504 Ha lahan tebu rakyat di bawah binaan pabrik gula PTPN X, yang berada di Mojokerto, Jombang, Gresik, dan Lamongan.
“Seiring dengan target Holding untuk mewujudkan swasembada gula konsumsi di tahun 2021 dimana angka produksi mencapai 2 juta ton, Program Makmur menjadi salah satu solusinya selain dalam meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Mahmudi, Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara ditulis Jumat (10/9/2021).
Sampai September 2021, angka realisasi pemupukan yang didukung oleh Program Makmur di PTPN X telah mencapai 2.662 Ha atau sekitar 41% dari target, dengan rincian 1.561 Ha di wilayah Mojokerto, 833 Ha di wilayah Jombang, 118 Ha di wilayah Gresik, dan 150 Ha di wilayah Lamongan.
Ke depannya, pemupukan akan terus dilakukan secara kontinyu sehingga dapat terealisasi 100%.
Baca Juga: Amankah Konsumsi Minuman Serat Olahan Setiap Hari?
Mahmudi menambahkan, ada beberapa upaya yang akan dilakukan secara komperehensif dalam mewujudukan swasembada gula, mulai dari perbaikan varietas, perbaikan masa tanam, hingga pemenuhan dan ketepatan pupuk melalui Program Makmur.
“Nantinya, Holding Perkebunan Nusantara bersama Petrokimia Gresik akan rolled out tidak hanya di PTPN X, namun meliputi 14.000 petani dari tujuh PTPN gula yang akan kita dukung pemupukannya,” tambah Mahmudi.
Tuhu selaku Direktur PTPN X juga berharap adanya Program Makmur Agrosolusi akan mendukung ketepatan pemupukan, yang berujung pada peningkatan produktivitas secara signifikan.
Selain itu, sinergi antara PTPN X dengan PT Petrokimia Gresik juga merupakan sumbangsih BUMN dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor gula.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis