Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Uno sedikit menyindir Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal anggaran kementeriannya yang dipangkas lebih dari 40 persen.
Hal tersebut dikatakan Sandi Uno dalam acara Rakornas Parekraf Tahun 2021 secara daring, Senin (27/9/2021).
"Ini bukan MC profesional ya, Mbak Wamen. Ini sebetulnya asisten menteri saya yang dikaryakan sebagai MC karena kami ada pemotongan anggaran cukup fenomenal. Tapi sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, kita hemat sekali ini," kata Sandiaga Uno saat menyindir Sri Mulyani yang juga turut hadir secara daring tersebut.
Tak sampai disitu, candaan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini terus berlanjut ketika acara Rakornas Parekraf Tahun 2021 ini tiba-tiba terputus lantaran koneksi internetnya yang kurang begitu baik.
"Super hemat, saking hematnya sampai beberapa kali tadi gangguan teknis. Ini sudah dua kali kartu kuning kita berikan," celetuk Sandiaga.
Asal tahu saja akibat pandemi Covid-19 pada 2020 anggaran Kemenparekraf sebesar Rp3,26 triliun, jumlahnya berkurang hampir 40 persen dari pagu anggaran awal sebesar Rp5,36 triliun.
Sementara pagu anggaran Kemenparekraf pada 2021 tercatat meningkat dibandingkan tahun lalu, yakni menjadi Rp4,9 triliun. Namun, kembali terjadi pengurangan pagu anggaran hingga 22,7 persen pada 2022 menjadi Rp3,79 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS