Suara.com - Pembangunan pertanian yang digulirkan pemerintah diharapkan dapat dilakukan dan dirasakan semua lapisan masyarakat, terutama perempuan. Oleh karena itu, Kementan mengimplementasikan strategi pengaursutamaan gender (PUG), yang dimulai dari penyusunan perencanaan, penganggran, monitoring, evaluasi dan audit.
Hal ini diperlihatkan ketika dalam proses penyusunan progam, dan kegiatan semua direktorat teknis telah memasukan PUG sebagai strategi, dengan memperhatikan keadilan dan kesetaraan baik laki-laki dan perempuan.
Atas dasar itu, Kementan mendapatkan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Penghargaan ini merupakan bentuk bukti dari komitmen dalam mengimplementasikan PUG di Kementan, dalam mengoptimalkan pembangunan pertanian.
Menteri Pertanin, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan terimakasih kepada Menteri PPPA atas kerja sama yang telah terjalin baik, dalam rangka pelaksanaan strategi PUG di lingkungan Kementan.
"Harapan ke depan, petani-petani perempuan akan semakin maju, berdaya saing dan dapat bersinergi dalam melaksanakan pembangunan pertanian," kata Mentan.
Menanggapi hal itu, Ketum Perempuan Tani HKTI, Dian Novita mengapresiasi capaian tersebut. Ia mengatakan, capaian Kementan, terutama dalam mencetak petani muda baru, yang di dalamnya terdapat juga para perempuan dalam pembangunan pertanian.
"Jangan lupa, di antara petani-petani muda baru itu, ada juga perempuannya. Ini suatu terobosan dari Kementan yang sangat baik. Kita ketahui, perempuan adalah pembawa peradaban. Ini bukti keseriusan dan komitmen dalam mendukung mewujudkan pertanian yang modern dan presisi namun tidak melupakan peran-peran perempuan Indonesia," kata Dian, usai bertemu dengan Mentan kantor Pusat Kementan, Rabu (13/10/2021).
Berita Terkait
-
Atas Kinerjanya, Ditjen PSP Raih 2 Kategori Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Kementan
-
Manfaatkan Irigasi Perpompaan, Nilai Tambah Petani di Kabupaten Barru Meningkat
-
Mentan SYL Tekankan Pentingnya Data dan Informasi Publik
-
Kementan Targetkan Ekspor Tiga Kali Lipat Produk Pertanian di 2024
-
Mentan Ingatkan, Pejabat Harus Berorentasi pada Pelayanan Masyarakat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026