Suara.com - Konsep Creating Shared Value (CSV) memang belum begitu populer di Indonesia. Kendati demikian, telah ada beberapa perusahaan yang berhasil menjalankannya dengan baik, bahkan berhasil menciptakan nilai ekonomi bersama sekaligus menyelesaikan persoalan sosial yang ada di masyarakat.
Untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berhasil menjalankan konsep CSV, Infobrand.id bekerja sama dengan TRAS N CO Indonesia, sebagai perusahaan yang fokus pada penelitian dan perkembangan brand di Indonesia dan didukung oleh Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, melakukan proses penilaian terhadap perusahaan yang telah menjalankan CSV.
Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia menjelaskan, proses penilaian dilakukan dalam dua tahap; pertama mengumpulkan data perusahaan yang menjalankan CSV dan pendaftaran yang dilakukan oleh perusahaan yang memiliki program CSV dan telah menjalankan program CSV. Dari tahap pertama, setidaknya terdapat 54 perusahaan yang lolos untuk mengikuti tahap berikutnya.
“Dari 54 peserta tersebut yang lolos seleksi awal kami undang secara resmi untuk hadir melakukan presentasi dan memaparkan program CSV yang sedang dijalankan di hadapan dewan juri melalui aplikasi zoom meeting,” ungkap Tri Raharjo ditulis Jumat (15/10/2021).
Proses penjurian dilakukan oleh tiga dewan juri berkompeten di bidangnya, antara lain; Drs. Mas Achmad Daniri, MEc selaku Dewan Pakar Komite Nasional Kebijakan Governance, Pakar GCG Nasional, dan Penulis Buku Lead by CSV. Dr. Gancar C. Premananto, CDM, selaku Head of Management Departement FEB, Universitas Airlangga dan sebagai Senior Consultant & Mentor CSV. Tri Raharjo, SE., M.M, selaku CEO TRAS N CO Indonesia yang juga dikenal sebagai Founder Indonesia Brand Network.
Adapun metode penilaian dilakukan menggunakan tiga pendekatan penilaian; CSV Concept Aspect, menilai konsep CSV yang diterapkan oleh perusahaan yang selaras dengan strategi bisnis, dan memiliki keunggulan kompetitif dengan memasukkan masalah sosial dan memiliki nilai inovasi atau kebaruan.
Berikutnya CSV Impact Aspect, menilai kegiatan CSV yang memiliki dampak positif untuk internal perusahaan, serta berkesinambungan terhadap keberlangsungan bisnis yang bersifat menguntungkan dan memiliki dampak efisiensi bagi perusahaan.
Dan eksternal perusahaan, dengan menilai kegiatan yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat melalui Sustainable Development Goals (SDGs).
“Terakhir, CSV Branding Aspect, menilai kegiatan CSV yang memiliki nilai branding bagi perusahaan, terhadap produk/jasa, yang mampu meningkatkan brand image perusahan, yang memiliki diferensiasi dengan kegiatan lainnya,” jelas Tri Raharjo.
Baca Juga: 4 Perilaku yang Tidak Disadari Justru Mengganggu Rekan Kerjamu
Selain fokus terhadap 3 aspek penilaian tersebut yang dipaparkan, dalam presentasinya perusahaan peserta juga diminta untuk memaparkan unsur masalah dan kebutuhan social di perencanaan strategi perusahaan dalam menjalankan program CSV yang berfokus pada 3P yaitu; Profit, People dan Planet.
“Program CSV harus selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dapat diukur tingkat keberhasilannya berdasarkan SROI (Social Return On Investment) yaitu mengukur dampak program social yang dilakukan bagi perusahaan, lingkungan dan social,” imbuh Tri Raharjo.
Dari proses penjurian yang dilakukan, lanjut Tri Raharjo, ada 20 perusahaan yang berhak mendapatkan penghargaan Top CSV Award 2021, mereka adalah; PT Pertamina (Persero) dengan program CSV Pinky Movement, PT Taspen (Persero) dengan program CSV Wirausaha Pintar, PT Jasa Raharja dengan program CSV Traffic Hero & Youth Traffic Innovation, PT Pembangkitan Jawa-Bali dengan program CSV Inovasi PJB Co-Firing Untuk Negeri, Magister Manajemen Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Airlangga dengan program CSV This Is Ability Not Disability - Metode Melukis dengan Aroma untuk Tuna Netra, PT Semen Gresik dengan program CSV Social Enterprise - Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Yang Berkesinambungan Dan Bersifat Inklusif Dengan Pembentukan Perusahaan Patungan.
Selanjutnya; PT Pelindo Marine Service dengan program CSV Donor Darah & Plasma Konvalesen Di RS Terapung Ksatria Airlangga, PT Pupuk Kujang dengan program CSV Kampung NanasKu. Selanjutnya PT Campina Ice Cream Industry Tbk dengan program CSV It’s Time To Share & Care - Creating Value With Happiness, PT Astra Tol Nusantara dengan program CSV Strengthening Sustainability Strategy Through Astra Infra’s Toll Road Safety Performance, PT Bio Farma (Persero) dengan program CSV Sustainability To Improve Quality Of Better Life, PT Astra Graphia Tbk dengan program CSV Kelas ASIK - Kelas Astragraphia Untuk Industri Kreatif, dan lainnya.
Pemberian penghargaan bertujuan untuk mengapresiasi perusahaan yang telah berhasil menjalankan program CSV untuk membangun keunggulan kompetitif perusahaan. Dan tentunya penghargaan yang diterima tentunya akan semakin meningkatkan citra, reputasi dan kepercayaan terhadap brand atau perusahaan di mata publik.
“Melalui penghargaan ini, juga diharapkan dapat mendorong brand atau perusahaan di Indonesia untuk semakin meningkatkan program CSV yang akan berdampak positif bagi lingkungan social dan perusahaan,” jelas Tri Raharjo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Rem Darurat Pinjol! OJK Batasi Utang Maksimal 30% Gaji Mulai 2026
-
Aset Pengguna Tokocrypto Tembus Rp5,8 Triliun, Diaudit Teknologi Canggih!
-
Harga Pangan Nasional Terus Melandai, Cabai hingga Bawang Merah Kompak Turun
-
BRI Peduli Berdayakan Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan dan Pemagangan Strategis
-
Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela
-
Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen
-
Awal Pekan, Rupiah Dibuka Suram ke Level Rp16.839 per Dolar AS
-
Emas Antam Melesat ke Harga Tertinggi, Hari Ini Tembus Rp 2.631.000 per Gram
-
IHSG Pecah Rekor Lagi di Senin Pagi, Tembus Level 8.991