Suara.com - Ninja Xpress merupakan perusahaan pengiriman barang yang membuka layanan di berbagai negara termasuk Indonesia. Cara cek resi Ninja Xpress sangat mudah.
Layanan Ninja Xpress dibuka di Indonesia, Filipina, Singapura, Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Cara cek Resi Ninja yang mudah menjadi pertimbangan para pengguna jasa ekspedisi ini.
Para pelanggan dapat melakukan cek resi Ninja Xpress melalui sistem online. Caranya pun cukup mudah. Berikut cara cek resi Ninja Xpress.
1. Buka website https://www.ninjaxpress.co/id-id
2. Masukkan Tracking id
3. Klik tombol lacak
Demikian cara cek resi Ninja Xpress. Pelacakan barang akan memuat lokasi barang dan proses yang sedang dilalui barang tersebut sebelum sampai ke tujuan. Dilansir dari situs resmi Ninja Xpress, fasilitas pelayanan di perusahaan tersebut dibagi dalam tiga kategori, yakni pengiriman dari penjual online, usaha kecil menengah, dan perusahaan.
Masing-masing fasilitas pelayanan memiliki skema yang berbeda. Pada pelayanan kategori penjual online, biaya pengiriman dibuat flat-rate, pelanggan juga dapat mengambil paketnya di ninja point manapun. Sedangkan untuk jenis usaha kecil menengah Ninja Xpress menawarkan fasilitas jemput paket sesuai permintaan kapanpun waktunya. Pelanggan juga bisa melakukan pembayaran di tempat atau COD.
Terakhir, pada jenis layanan perusahaan, Ninja Xpress menawarkan tingkat keuntungan dengan layanan omnichannel dan solusi langsung ke konsumen. Ada juga layanan diskon untuk pengiriman dalam jumlah besar.
Baca Juga: Pesawat Rimbun Air Hilang Kontak di Papua, Saat Terbang Menuju Intan Jaya
Di samping itu, Ninja Xpress menawarkan berbagai opsi pengiriman, seperti pengiriman di hari yang sama, hari berikutnya, express, dan standar. Pelanggan bisa menyesuaikan titik drop off point pengambilan barang. Tren global juga mendorong Ninja Xpress untuk menyediakan jasa pengiriman ke semua negara di Asia Tenggara. Jika anda sebagai pelanggan memiliki keluhan atau pertanyaan, segera hubungi Ninja Xpress di website resmi atau media sosial.
Di samping Ninja Xpress kini banyak jasa ekspedisi serupa yang membantu mempermudah layanan pesan antar. Terlebih dalam tren berbelanja online yang menghapus sekat antarwilayah. Selain Ninja Xpress kamu bisa menggunakan layanan JNE, JnT, atau Tiki sebagai alternatif.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Kinerja Kargo Curah Moncer Di Tengah Redupnya Kontainer
-
Pesawat Garuda Indonesia Buka Rute Khusus Kargo dari Makassar ke Hong Kong
-
Cara Cek Resi Sicepat Express dan Sicepat Kargo Terbaru, Mudah dan Aman
-
Pesawat Kargo Kecelakaan di Papua, Diduga Akibat Kabut Menyelimuti Bandara
-
2 Cara Cek Resi Anteraja, Bisa Online dan Offline
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik