Suara.com - GM Marketing dan Sales Dwicitra Mekar Abadi Group (DMA) Albert Permana meyakini pada tahun depan bisnis properti akan semakin membaik, apalagi tahun depan merupakan tahun Macan Air.
"Nanti pasar properti tanah air akan semakin cerah lantaran makin menurunnya angka Covid-19 dan semakin berhasilnya program vaksinasi," ujar Albert dalam keterangan persnya, Minggu (21/11/2021).
Kondisi yang semakin membaik ini kata dia akan meningkatkan permintaan akan perumahan.
“Bisnis sudah mulai bangkit lagi dengan pelonggaran PPKM, sehingga Buying power konsumen akan mulai bangkit lagi di tahun 2022,” ungkapnya.
Agar properti semakin bergairah di tahun 2022 nanti, Albert berharap pemerintah tetap melanjutkan insentif yang telah diberikan di sektor perumahan seperti subsidi PPN 0 persen.
Menurutnya, ekonomi baru mulai pulih dari Covid-19, dan dampaknya akan terasa pada “buying power” property konsumen yang akan baru akan terlihat di tahun 2022.
Albert menambahkan, mengantisipasi peningkatan permintaan rumah di tahun 2022, DMA sudah mulai menyiapkan cluster baru dan area baru di semua project DMA.
“Untuk mengantisipasi kemungkinan berhentinya program stimulus PPN 0 persen kami juga sudah menyiapkan dana untuk memberikan diskon untuk meredam kenaikan harga dari terhentinya stimulus PPN tersebut," katanya.
Dirinya menuturkan pandemi Covid –19 yang kian melandai membawa angin positif pada sektor properti termasuk pada penjualan perumahan tipe premium. Setidaknya itu yang dialami oleh dua perumahan premium besutan Dwicitra Mekar Abadi, Panjibuwono City dan Darmawangsa Residence Bekasi
Pada kwartal III 2021, penjualan dua hunian premium tersebut makin moncer dengan meraup penjualan akumulasi sebesar Rp 220 miliar.
Baca Juga: Pengembang Properti Lobi Pemerintah Perpanjang Insentif Hingga 2022
Albert menambahkan pencapaian marketing sales untuk kedua proyek perumahan itu sudah on track dan optimis bakal mencapai Rp 300 miliar di akhir tahun 2021.
Albert mengungkapkan, saat ini DMA tengah menyelasaikan pembangunan tahap 2 di Cluster Sriwijaya di Darmawangsa Residence & sedang menyiapkan cluster baru, Cluster Mandapa, untuk launching di awal tahun 2022.
Sementara untuk Panjibuwono City saat ini tengah menyelesaikan pegembangan tahap 2 Cluster Majapahit Lakehomes serta membentuk lingkungan Panjibuwono Lakeside yang akan menjadi zona baru di Panjibuwono City, lengkap dengan cluster rumah baru, taman, area komersil, dan cbd yang mengelilingi danau 2,5 hektar.
Berita Terkait
-
Adhi Karya Bakal Bawa Anak Usahanya Melantai Bursa Tahun Ini
-
Pengembang Properti Lobi Pemerintah Perpanjang Insentif Hingga 2022
-
Sambut Ibu Kota Negara Baru, REI Gandeng 99 Group Luncurkan Pusat Informasi Terintegrasi
-
Data BI: Harga Properti Residensial Naik 1,41 Persen pada Kuartal III
-
Penuhi Permintaan Tinggi, Teratai Group Luncurkan Dua Proyek Properti Baru di Canggu Bali
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
-
Tiga Alasan Harga Perak Akan Naik Bersama Emas Tahun Ini
-
Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras
-
ESDM Yakin Target Produksi Minyak 605 Ribu Barel per Hari 2025 Tercapai, Apa Rahasianya?
-
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
-
Wacana Insentif Mobil Listrik Dicabut, IESR: Beban Lingkungan Jauh Lebih Mahal
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang