Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan hari ini berhasil rebound dengan naik ke posisi 6.697.
Melansir data RTI, Rabu (23/11/2021), IHSG diawal pra perdagangan dibuka naik 20 basis poin atau menguat 0,32 persen. Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG justru merangkak turun hingga posisi 6.676 dengan berada dizona merah.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat pada awal pra perdagangan indeks ini juga naik tipis 0,9 basis poin atau 0,10 persen ke posisi 959.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 7,9 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp 3,3 trilium dan volume transaksi mencapai 290 ribu kali.
Sebanyak 203 saham menguat, 217 saham melemah dan 201 saham belum ditransaksikan.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG terlihat kembali pada pola tekanan terbatas, setelah upaya untuk mencatatkan ATH secara intraday belum berhasil.
"Minimnya sentimen, serta terjadinya perlambatan roda perekonomian masih menjadi tantangan tersendiri bagi pasar modal Indonesia," kata William dalam analisanya.
Karena hal tersebut, William melihat belum ada booster yang dapat mendorong kenaikan IHSG dalam beberapa waktu mendatang.
IHSG diprediksi bergerak dalam range 6.606-6.757 pada perdagangan hari ini.
Namun, momentum tekanan masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor, baik jangka pendek, menengah maupun panjang.
Baca Juga: 349 Saham Terbakar, IHSG Selasa Sore Terjun ke Posisi 6.677
"Dengan pergerakan fluktuatif yang terjadi dalam IHSG, dapat dimanfaatkan untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya