Maersk McKinney Møller pensiun pada tahun 1993 ke posisi ketua, menekan Jess Soderberg untuk posisi CEO. Perusahaan terus mengembangkan sayap pelayarannya ke seluruh dunia, termasuk mengakuisisi East Asiatic Co, spesialis pelayaran kapal, dan membentuk perjanjian kerjasama pembagian kapal dengan Sealand Amerika Serikat, anak perusahaan CSX Corporation, pada tahun 1991.
Perjanjian itu diperpanjang menjadi aliansi global pada tahun 1995. Selanjutnya, pada tahun 1999, para mitra mengumumkan bahwa Maersk telah mengakuisisi Sealand.
Pada tahun yang sama, Maersk telah meningkatkan bisnis pengiriman peti kemasnya dengan mengakuisisi Safmarine Container Lines di Afrika Selatan.
Pada saat itu, Maersk telah memperluas operasi minyak dan gasnya juga, memulai produksi minyak di Qatar pada tahun 1994. Pembuatan kapal Maersk terus menjadi berita utama, meluncurkan kapal kontainer terbesar di dunia pada tahun 1996--kemudian memuncaki kapal itu lagi pada tahun berikutnya.
Bisnis pembuatan kapal Odensk berkembang di luar Denmark pada akhir 1990-an, mengakuisisi galangan kapal Baltija di Lithuania pada 1997 dan galangan Volkswerft Stralsund yang berbasis di Stralsund, Jerman pada 1998.
Akuisisi Sealand juga telah meningkatkan bisnis logistik perusahaan, yang dinamai Maersk Logistik pada tahun 2000, dan yang melakukan upaya akuisisi pada awal abad baru, mengakuisisi O'Neill & Whitaker dari Amerika Serikat, O'Farrells International di Australia, D'Click di Prancis, dan OY Arealog di Finlandia, semuanya pada tahun 2001.
Perusahaan mengumumkan niatnya untuk menghentikan sejumlah operasi non-inti, termasuk Bisnis otomotif Roulunds dan anak perusahaan Maersk Medical. Sementara itu, perusahaan terus menambah bisnis pelayarannya, mengakuisisi bisnis kapal Afrika Barat dari sesama pengirim barang Denmark Torm pada tahun 2002.
Berita Terkait
-
Gara-gara Pernyataan Bos Moderna, Harga Minyak Dunia Anjlok
-
Dampak Permintaan Tinggi, Harga Referensi CPO Naik Pada Desember 2021
-
Larangan Minyak Goreng Curah di Kota Minyak, Pemkot Akui Tunggu Juknis Pemerintah Pusat
-
Di Kapuas Hulu, Harga Minyak Goreng Kemasan Satu Liter Sentuh Rp 25 Ribu
-
Kenaikan Harga Minyak Goreng Sulitkan Masyarakat, BPKN Minta Pemerintah Bergerak
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu