- BSI mencatat 59,38 persen calon jemaah haji telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) hingga periode pelaporan.
- Pelunasan tahap pertama Bipih tahun 2026 berlangsung dari 24 November hingga 23 Desember 2025.
- Calon jemaah haji harus dinyatakan istitoah kesehatan terlebih dahulu sebelum dapat melunasi sisa Bipih melalui BSI.
Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat hingga saat ini sekitar 59,38 persen calon jemaah haji Indonesia sudah melunasi Bipih (Biaya perjalanan ibadah haji) melalui layanan BSI.
Tercatat 18 Desember lalu, dari total nasabah BSI yang berhak lunas sebanyak 164.319 orang, sudah melunasi Bipih sebanyak 97.571 orang.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan Pemerintah menetapkan BPIH reguler sebesar Rp87.409.365,45.
Jemaah hanya perlu melunasi selisih antara Bipih sesuai embarkasi dengan setoran awal Rp25 juta.
"Proses pelunasan dapat dilakukan melalui 1.039 kantor cabang, 126 ribu BSI Agen,mobile banking BYOND by BSI dan BSI Net," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (20/12/2025).
Saat ini kuota haji Indonesia tahun 2026 mencapai 221.000 jemaah. Sebanyak 203.320 merupakan jemaah reguler.
Sebanyak 164.319 di antaranya atau 81,5 persen adalah nasabah tabungan haji BSI yang berhak melunasi tahap pertama. Mayoritas berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Anton mengingatkan kepada calon Jemaah, yang berhak lunas untuk segera melunasi Bipihnya melalui channel BSI.
Dimana tahap I pelunasan haji tahun 2026 dimulai 24 November s.d 23 Desember 2025.
Baca Juga: Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh, BSI Siapkan Restrukturisasi Pembiayaan
"Untuk itu, kami terus berupaya optimal menghubungi nasabah melalui telfon, sosialisasi di media sosial BSI maupun kerjasama dengan Pemda untuk memberikan informasi tersebut," ucapnya.
BSI juga memperkuat sistem keamanan transaksi digital untuk menjamin perlindungan data dan dana nasabah.
Selain itu, edukasi mengenai tahapan pelunasan dan kesiapan dokumen terus dilakukan melalui official channel BSI, media sosial, call center BSI Call 14040, dan informasi di kantor cabang.
BSI juga aktif mengingatkan nasabah untuk melunasi Bipihnya agar tidak terlewat.
Karena, pada tahun ini ada pendekatan berbeda dari pemerintah di mana sebelum melakukan pelunasan calon jamaah harus dinyatakan istitoah secara kesehatan.
Jika jemaah sudah dinyatakan istitoah, mereka dapat melakukan pelunasan Bipihnya melalui Bank.
Berita Terkait
-
91 Persen BSI Regional Aceh Beroperasi Terbatas, Wilayah Medan dan Sumatera Barat Sudah Normal
-
Pelonggaran Moneter: BI Rate Turun, Inflasi 2026 Diprediksi Berkisar 2,94 Persen
-
Layanan Cabang Berangsur Normal, 72 Persen BSI Regional Aceh Sudah Beroperasi
-
Bank Mega Syariah Optimis Bisa Ambil Untung di Tabungan Haji
-
Danantara Ungkap 2 Proyek Andalan Dongkrak Ekonomi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional