Suara.com - Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami erupsi pada Sabtu, (4/12/2021) sore. Erupsi yang disertai guguran awan panas mengharuskan warga di sekitar Gunung mengungsi.
BRI melalui CSR BRI Peduli merespons cepat adanya bencana alam tersebut. Satgas Bencana BRI, Tim Elang, kini terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk membantu warga yang terdampak.
Bantuan yang disalurkan BRI kepada warga terdampak fokus pada kebutuhan yang dibutuhkan para pengungsi, diantaranya adalah bantuan mobil evakuasi, makanan siap saji, air mineral, slimut, tenda, kasur lipat, masker, survival kit, obat-obatan, dan sebagainya.
Bantuan tanggap darurat tersebut disalurkan oleh insan BRIlian (pekerja BRI) melalui unit kerja terdekat dengan wilayah bencana, diantaranya Regional Office BRI Malang, Cabang BRI Lumajang, Pasuruan, Situbondo, Probolinggo, dan Jember.
Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto mengatakan, BRI Group bergerak cepat membantu warga yang terdampak bencana kemarin hingga pada tahap pemulihan atau pasca bencana.
"BRI terus berupaya menyalurkan bantuan tanggap darurat dan percepatan pemulihan bencana gunung meletus di Kabupaten Lumajang. Kami terus berkoordinasi dan menyalurkan bantuan ke posko-posko evakuasi, itu prioritas utama kami", jelas Aestika dalam keterangannya pada Minggu, (5/12/2021).
Aestika juga memastikan, layanan perbankan pada unit kerja BRI dan operasional BRI di wilayah sekitar Gunung Semeru tidak terdampak secara signifikan. Dapat dipastikan bahwa layanan tetap berjalan normal agar kegiatan perekonomian dapat segera berangsur pulih dan masyarakat dapat segera beraktivitas normal kembali.
"Operasional perbankan BRI di sekitar wilayah kami upayakan dapat tetap berjalan tanpa gangguan untuk melayani kebutuhan layanan perbankan di sekitar lokasi bencana," tambah Aestika.
Masyarakat juga masih bisa mengakses layanan transaksi melalui ATM, CRM, hingga AgenBRILink. Selain itu, layanan digital banking BRI seperti BRImo, mobile banking, internet banking juga tetap tersedia untuk melayani kebutuhan perbankan masyarakat.
Baca Juga: Jusuf Kalla Minta PMI Siapkan Roti dan Mie Instan untuk Pengungsi Gunung Semeru
Berita Terkait
-
Update Gunung Semeru Erupsi: 1 Orang Meninggal, 2 Hilang dan 300 KK Mengungsi
-
Kondisi Lumajang Pascaerupsi Gunung Semeru
-
Kondisi Terkini Pasca Erupsi Gunung Semeru, Perkampungan Tertimbun Abu Setinggi Atap
-
Setelah Letusan Kemarin, Aktivitas Gunung Semeru Lumajang Masih di Level II Waspada
-
Hati-hati! Semeru Erupsi, Gunung Merapi Kini Siaga Level III
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS
-
Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun
-
IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran
-
Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun
-
Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus
-
Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi
-
Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur
-
Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur
-
Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit