- Ketua LPS Anggito Abimanyu menyatakan tabungan masyarakat di Indonesia tetap tumbuh positif meski terjadi gejolak ekonomi global.
- Simpanan nasabah di atas Rp 5 miliar mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 21,6 persen hingga periode Mei 2026.
- Tabungan dengan saldo di bawah Rp 100 juta turut tumbuh sebesar 1,84 persen terhadap total simpanan nasional.
Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan tabungan masyarakat masih tumbuh tinggi meskipun kondisi perekonomian global maupun di Indonesia tertekan akibat krisis ekonomi global akibat konflik di Timur Tengah.
Ketua LPS Anggito Abimanyu dalam konferensi pers hasil rapat berkala KSSK, Jakarta, Kamis (7/5/2026) mengatakan tabungan mereka yang memiliki simpanan di atas Rp 5 miliar justru naik dua digit. Demikian juga mereka yang simpanannya di bank di bawah Rp100 juta, meski pertumbuhannya jauh lebih kecil.
"Tidak ada pengaruh gejolak global terhadap pola behavior simpanan," kata Anggito.
Dia melanjutkan, untuk simpanan di atas Rp 5 miliar tercatat masih mengalami pertumbuhan yang kuat. Besaran pertumbuhannya mencapai 21,6 persen.
Pertumbuhan ini masih ditopang oleh penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di bank Himbara sejak September 2026. Namun, tanpa perhitungan itu, ia mengatakan, simpanan di atas Rp 5 miliar masih tumbuh 9,6 persen.
"Namun demikian kalau saya berandai-andai tanpa menghitung dana pemerintah pun masih tetap tumbuh 9,6 persen. Jadi secara natural tumbuh apalagi dana pemerintah ditempatkan di Himbara juga menambah jumlah pertumbuhan dari simpanan," katanya.
Ia melanjutkan simpanan masyarakat dengan saldo di bawah Rp100 juta juga masih mengalami pertumbuhan sebesar 1,84 persen hingga Mei 2026.
Secara komposisi, tabungan di bawah Rp100 juta berkontribusi terhadap 11,26 persen dari total simpanan nasional. Sementara tabungan di atas Rp5 miliar jauh lebih besar dengan kontribusi mencapai 57,88 persen dari total simpanan.
Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK ) di perbankan masih tumbuh positif.
Baca Juga: Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya
"Kalau secara agregat pertumbuhan dari DPK per Maret adalah 13,57 persen. Jadi jawabannya tidak ada pengaruh gejolak global terhadap pola atau behavior dari simpanan kita," tutup Anggito.
Berita Terkait
-
LPS Mulai Cairkan Dana Nasabah BPR Koperindo, Rp14,19 Miliar Dibayarkan Tahap Pertama
-
LPS Siapkan 2 Skenario Penjamin Polis Asuransi
-
Bank BPR Koperindo Dicabut Izinnya, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah hingga Juli 2026
-
LPS Tuntaskan Likuidasi BPR Prima Master Bank, 88 Persen Rekening Nasabah Sudah Dibayarkan
-
Bank Cirebon Bangkrut: Izin Dicabut, Pemkot Respon Sikap OJK dan LPS
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!