Suara.com - Kebutuhan masyarakat akan hunian atau tempat tinggal tidak pernah surut meskipun saat ini Indonesia masih menghadapi pandemi, terlebih bagi katogeri hunian mewah.
Salah satu pengembang properti yakni Dwijaya Karya Group melihat adanya potensi tersebut, melalui anak usahanya PT Karya Cipta Papan telah melakukan Opening Show Unit untuk proyek terbarunya yang berlokasi di Tigaraksa, Tangerang, Banten.
Proyek yang berada di bibir Jl Raya Tigaraksa ini memiliki luas 5 hektar ini bernama Grand Almas Residence yang nantinya akan merangkum 400 unit rumah dengan segala fasilitas penunjangnya.
Eric Widjaja Director Dwijaya Karya Group melihat potensi pasar yang besar di Kabupaten Tangerang, khususnya kawasan Tigaraksa.
Tigaraksa adalah pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang dan lokasi Grand Almas Residence hanya berjarak lebih kurang 5 kilometer dari kantor kabupaten tersebut. Selain itu Tigaraksa menurut Eric sudah mengalami pergeseran dan bukan lagi sebagai kawasan pengembangan rumah subsidi.
“Kawasan ini tak seperti 10 tahun lalu yang didominasi oleh rumah subsidi. Perlahan rumah komersial mulai tumbuh dan berkembang karena harga tanah semakin mahal. Dari perkembangan ini kami melihat adanya opportunity untuk mengembangkan rumah harga terjangkau dengan fasilitas modern,” imbuh Eric dalam keterangan persnya, Minggu (5/12/2021).
Eric menyatakan harga unit Grand Almas dibandrol mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 600 jutaan.
Untuk itu Grand Almas Residence dalam pengembangannya mengusung konsep dasar yang terdiri dari 3 pilar utama :
Pertama, menyediakan lingkungan yang dapat menyeimbangkan gaya hidup bagi para penghuninya dengan disediakannya akses dan fasiitas-fasilitas memadai yang saling terintegrasi satu dengan lainnya.
Baca Juga: Dibandingkan Instrumen Lain, Investasi Properti Lebih Menguntungkan!
Kedua, menyediakan kenyamanan (asri dan hijau) dan keamanan (security 24 jam) bagi para penghuninya.
Ketiga, memberikan harga jual yang relatif terjangkau dan tentunya menjadi salah satu poin penting bagi masyarakat luas dalam memilih hunian tempat tinggal.
Pilar pengembangan ini terlahir dari produk atau proyek perumahan yang ada di kawasan Tigaraksa yang hanya sekedar memenuhi kebutuhan pasar namun tidak memberikan nilai lebih dalam proyeknya.
Berita Terkait
-
Pembangunan Berkelanjutan Ciptakan Jakarta yang Nyaman untuk Dihuni
-
Jelang Akhir Tahun Modernland Realty Siapkan Program Marketing
-
Dibandingkan Instrumen Lain, Investasi Properti Lebih Menguntungkan!
-
Krakatau Sarana Properti Jalin Kerjasama Digitalisasi Kawasan Industri dengan KIM
-
Manfaatkan Insentif PPN 100%, Karena April 2022 Akan Naik
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya
-
Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun
-
Panduan Memilih Ukuran Sepatu US dan UK untuk Kaki Orang Indonesia agar Tidak Salah Beli
-
Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini
-
Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa
-
24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya
-
4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review
-
I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil
-
Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI
-
Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW