Suara.com - Perusahaan gabungan milik PT Digital Mediatama Maxima Tbk dan PT Bumilangit Entertainment, PT Bumilangit Digital Mediatama (BLDX) pada Selasa meluncurkan karya seni digital berbasis teknologi blockchain atau Non-Fungible Token (NFT) perdana dengan karakter Gundala dan Sri Asih.
Hanya dalam waktu kurang dari satu jam setelah diluncurkan, NFT dengan karakter Gundala batch pertama yakni sebanyak 46 unit langsung terjual habis diserbu para kolektor.
"Ini menjadi kebanggaan buat kami sebagai pelestari aset karya anak bangsa, superhero dari bangsa kita sendiri, untuk kita amankan menjadi aset digital mengikuti tren yang ada saat ini," kata Direktur Utama BLDX Budiasto Kusuma di Jakarta, Selasa (21/12/2021).
NFT Bumilangit memiliki tampilan Gundala dan Sri Asih versi komik legendaris Indonesia dan dihadirkan dalam bentuk video, gif, atau image, dengan berbagai pose superhero yang menarik.
Tiap konten dari NFT Bumilangit akan menjadi hak milik untuk setiap pembeli dengan autentifikasi menggunakan teknologi blockchain.
Hal ini membuat NFT Bumilangit sebagai barang koleksi digital dan masyarakat yang sudah memiliki asset crypto berupa Etherium dapat segera membelinya di www.bumilangitdigital.com/nft.
Budi menambahkan, NFT Bumilangit yang diterbitkan tersedia dalam jumlah terbatas, yaitu 356 unit untuk karakter Gundala dan 381 unit untuk karakter Sri Asih.
Sementara peluncurannya dilakukan secara bertahap yakni setiap dua minggu dengan 100-150 unit NFT. Adapun untuk batch pertama yang diluncurkan hari ini adalah 46 unit karakter Gundala dan 55 unit karakter Sri Asih,
Menurut Budi, peluncuran secara bertahap itu dilakukan untuk menjaga daya tarik konsumen dan mencegah terjadinya tindakan-tindakan yang tidak bisa diatasi di masa depan.
Baca Juga: NFT: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Kelebihan dan Risiko
"Ini kan asetnya sangat berharga, ya. Jadi kita perlu jaga alur launching-nya dengan baik," ujar Budi.
Diwawancara terpisah, Agung Rachmawan selaku VP Licensing & Merchandising Bumilangit Entertainment menjelaskan, pemilihan karakter Gundala dan Sri Asih sebagai NFT perdana Bumilangit bukan tanpa alasan.
"Bumilangit Universe itu mengangkat Gundala sebagai patriot kita yang pertama yang rilis pada 2019 dan tahun ini bertepatan dengan anniversary Gundala yang kedua," kata Agung.
"Sedangkan karakter Sri Asih adalah karakter superhero pertama, menggambarkan tokoh wanita indonesia yang ideal, santun, tegas, dan membela kebenaran," lanjut dia.
Menurut dia, hadirnya karakter Bumilangit dalam bentuk NFT merupakan bukti bahwa karya bangsa Indonesia dapat beradaptasi dengan teknologi terbaru.
Terlebih, Budi berpendapat, Indonesia memiliki populasi anak muda yang sangat banyak yang dapat mengadopsi teknologi digital dengan mudah.
Ditambah lagi, di tengah situasi pandemi, seluruh sektor termasuk dunia hiburan harus siap menghadapi era digital.
"Di luar itu, ada 1200 superhero lain. Kita lihat kalau hanya berjalan di era konvensional kan sayang sekali. Jadi inisiatif ini untuk mengembangkan lebih lanjut lagi di infrastruktur digitalnya. Beberapa infrastruktur digital yang sudah kami bangun di antaranya games, komik digital, dan yang terbaru ini NFT," ujar Budi.
Dia menambahkan, NFT tersebut akan menjadi cikal bakal aset digital yang dapat dipakai ke dalam ekosistem digital Bumilangit.
"Kami harapkan melalui adaptasi aset intelektual Bumilangit ke NFT, akan memberikan pengalaman baru abgi fanbase Rakyat Bumilangit menuju ke beragam aktivitas dan utilisasi digital mendatang seperti games, digital comic, aktivitas film dan konten bersama Bumilangit Universe untuk menunjang ekosistem digital Bumilangit," pungkas Budi.
Berita Terkait
-
Mengenal NFT dan Metaverse, Aset Digital yang Dijual Syahrini
-
8 Avatar Syahrini yang Jadi NFT Berhijab Pertama di Dunia, Ludes Terjual!
-
Laman Editan Pertama Pendiri Wikipedia Dilelang dalam Bentuk NFT, Laku Rp 10 Miliar
-
Dijual Rp 286 Ribu, NFT Syahrini Ludes Kurang dari 24 Jam
-
NFT: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Kelebihan dan Risiko
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket
-
Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital
-
Regulasi Baru Disebut Bisa Pukul Kesejahteraan Petani Tembakau
-
Awas! Praktik Jual-Beli Rekening Bisa Dijerat Hukum Penjara
-
Punya Cadangan Uranium dan Thorium, Pakar Dorong Pemerintah Segera Bangun PLTN
-
Viral Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak Temukan Rp 920 Miliar, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Produsen Minuman Alkohol Heineken PHK 6.000 Pekerja
-
WSKT Rampungkan Proyek Rumah Sakit di Kalbar
-
Bank Saqu Gaet Komunitas Lari Bidik Nasabah Secara Organik
-
Daftar Proyek-proyek yang Akan Dijalankan Danantara