Suara.com - Pemilik saham klub sepak bola Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) Pieter Tanuri kembali menambah pundi-pundi saham kepemilikannya usai memborong total 29,3 juta saham BOLA.
Berdasarkan penelusuran terkait, dalam rentang 13 hingga 15 Desember tahun ini, pengusaha tersebut membeli 20,3 juta lembar saham dengan harga berkisar Rp630 per lembar pada Senin (13/12/2021) lalu.
Kemudian, sehari setelahnya, ia kembali membeli 5,4 juta lembar saham dengan harga Rp633,25. Mengutip informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), ia juga secara beruntun membeli saham Rabu (15/12), Pieter membeli 3,6 juta lembar saham senilai Rp653,47.
Secara akumulasi, Pieter mengelurkan uang hingga Rp18,81 miliar untuk mencaplok sebagian besar saham tersebut.
Dengan demikian, saham BOLA yang dimiliki Pieter saat ini 2.388.253.320 lembar saham atau setara 39,80% dari sebelumnya yaitu 2.358.953.320.
Pada pembukaan bursa efek Jumat (24/12/2021), saham BOLA naik 3,88% di Rp670 per saham dari penutupan sesi sebelumnya di Rp645. Secara year to date, performa BOLA cukup moncer sebesar 308,54%.
Berita Terkait
-
Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat Tipis ke Posisi 6.562
-
Apakah Saham Sama dengan Judi Online? Simak Penjelasannya
-
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Naik Tipis ke Level 6.559
-
Usai Keluar Masuk RS Gegara Sakit Pinggul, Pele Akhirnya Natalan di Rumah
-
Alasan Throw-in dalam Sepak Bola Pakai Tangan, Bukan Kaki
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%