Suara.com - PT Agung Podomoro Land Tbk. (APL) emiten pengembang properti telah melaksanakan serah terima lahan dan penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) Universitas Gunadarma di kawasan Podomoro Golf View.
Marketing Director Agung Podomoro Agung Wirajaya mengatakan, baik perusahaan maupun universitas memiliki komitmen dan misi yang sama dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan Universitas Gunadarma untuk kesempatan berkolaborasi dan kerja sama yang baik ini. Kami mendukung penuh pengembangan pendidikan di setiap proyek properti Agung Podomoro karena kami percaya pendidikan yang berkualitas merupakan kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi,” kata Agung dalam keterangan persnya, Minggu (2/1/2022).
Seperti diketahui, Universitas Gunadarma merupakan lembaga pendidikan dengan akreditasi yang sangat baik dengan peringkat A (unggul) sehingga kehadirannya di kawasan Podomoro Golf View akan memberikan manfaat bagi para penghuni maupun masyarakat.
"Kami berharap Podomoro Golf View dan Universitas Gunadarma dapat terus bersinergi membangun generasi bangsa Indonesia yang hebat ke depannya, sehingga mewujudkan kawasan ini menjadi new education destination berskala internasional,” katanya.
Assistant Vice President (AVP) Marketing Podomoro Golf View Rubby I Widjaja menjelaskan, Podomoro Golf View merupakan kawasan properti berkonsep one stop living, hunian terpadu dengan bangunan superblock di mana penghuninya dapat melakukan semua aktivitas di kawasan yang sama termasuk aktivitas Pendidikan.
“Pembangunan Universitas Gunadarma di kawasan Podomoro Golf View makin melengkapi berbagai fasilitas unggulan di kawasan ini. Dengan hadirnya Universitas Gunadarma, akan memudahkan para penghuni maupun warga sekitar dalam mengakses sarana Pendidikan lebih mudah dan terjangkau,” jelas Rubby.
Pembukaan kampus baru di Podomoro Golf View merupakan proyeksi jangka panjang dari pengembang yang telah dipertimbangkan secara matang demi memenuhi kebutuhan penghuni secara khusus, dan masyarakat secara umum. Universitas Gunadarma akan memulai kontruksi pembangunan pada pertengahan 2022, dan proses pembangunan diprediksi akan selesai pada akhir tahun 2023.
Selain menjadi destinasi pendidikan, pembangunan kampus di kawasan hunian juga lebih menguntungkan bagi para mahasiswa dan dosen karena di sekitar kampus sudah tersedia hunian dengan berbagai pilihan, mulai dari rumah tapak maupun apartemen.
Baca Juga: Agung Podomoro Rugi Hingga 134 Kali Lipat Dibanding Tahun 2020
“Podomoro Golf View memiliki apartemen eksklusif untuk konsumen khususnya para orang tua yang ingin menyiapkan hunian terbaik untuk mendukung putra putrinya fokus melaksanakan aktivitas belajar. Misalnya fasilitas lengkap di Tower Ekki yakni co-working space dan entertainment lounge akan memudahkan mahasiswa dalam mengerjakan tugas kuliah dan mendorong daya pikir teman – teman lebih kreatif,” kata Rubby.
Sementara itu, Rektor Universitas Gunadarma Prof. Dr. E.S. Margianti SE. MM mengatakan pembangunan kampus di Podomoro Golf View merupakan rencana yang sudah lama disiapkan dalam rangka membuka fasilitas pendidikan yang dapat dijangkau oleh semua orang.
“Kami berkomitmen untuk membangun pusat pendidikan tinggi di lokasi-lokasi baru untuk menjangkau lebih banyak orang dalam memenuhi kebutuhannya akan pendidikan,” ujarnya.
Margianti mengatakan kampus Universitas Gunadarma di Podomoro Golf View akan dibangun di lahan seluas 2 hektare dengan konsep modern classing building dengan tinggi 20 lantai.
“Rencananya bangunan akan terdiri dari empat menara yang dapat menampung 10.000 mahasiswa,” ujarnya.
Gedung universitas akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung demi kenyamanan mahasiswa, seperti lounge internet, auditorium, pusat mahasiswa, ampitheater, dan laboratorium.
Berita Terkait
-
Informasi Penutupan Pendaftaran Gelombang Terakhir Universitas Gunadarma
-
Universitas Gunadarma, 40 Tahun Berbakti demi Kemajuan Pendidikan Indonesia
-
Agung Podomoro Rugi Hingga 134 Kali Lipat Dibanding Tahun 2020
-
Konsep Rumah Tumbuh Kini Jadi Incaran Konsumen
-
Mengenal dan Cara Menerapkan Teknik Belajar Podomoro, Agar Lebih Konsen
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026