Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan ATAU IHSG pada penutupan perdagangan sore awal pekan ini, Senin (17/1/2022), ditutup di zona merah dengan melemah 0,72 persen atau turun 48 basis poin di level 6.645.
Mengutip data RTI, Senin (17/1/2022) IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.625 hingga batas atas pada level 6.711 setelah dibuka pada level 6.711.
Investor melakukan transaksi senilai Rp9,8 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp8,9 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,5 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,4 triliun.
Dengan demikian, investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp77,08 miliar.
Sebanyak 340 saham terpantau melemah, 203 saham menguat dan 137 saham tidak mengalami perubahan.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain SDMU yang naik 36 poin atau menguat 34,61 persen ke level 140. GTSI menguat 26,00 persen atau bertambah 13 poin ke level 63.
Selanjutnya saham BIMA menguat 24,81 persen atau naik 66 poin ke level 332. KONI menguat 24,59 persen atau naik 230 poin ke level 1.165. CNTX yang naik 52 poin atau menguat 20,15 persen ke level 310.
Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham PTPP 70 poin atau melemah 7,00 persen ke level 930. IFII melemah 6,97 persen atau koreksi 12 poin ke level 160.
Baca Juga: Jelang Rilis Neraca Dagang, IHSG Senin Pagi Dibuka Menguat ke Level 6.711
Selanjutnya saham SBMA terkoreksi 28 poin atau melemah 6,96 persen ke level 374. MREI turun 300 poin atau melemah 6,94 persen ke level 4.020. PTSP melemah 450 poin atau turun 6,92 persen ke level 6.050.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,51 persen di level 948. Sedangkan, JII turun 1,43 persen di level 555.
Berita Terkait
-
Jelang Rilis Neraca Dagang, IHSG Senin Pagi Dibuka Menguat ke Level 6.711
-
Dalam Sepekan Terakhir IHSG Ditutup Melemah 0,12 Persen
-
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 6.693
-
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah Ke Posisi 6.653
-
Sempat Masuk Zona Merah, IHSG Akhiri Perdagangan Kamis Menguat Ke Posisi 6.658
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Berlawanan IHSG, Rupiah Justru Berjaya di Senin Pagi
-
IHSG Langsung Jatuh di Pembukaan Senin Setelah Dihantam Kabar Pejabat OJK Mundur
-
BEI Pasrah Bareskrim Telusuri Praktik Goreng Saham
-
Danantara Berpeluang Genggam Paling Banyak 30% Saham BEI
-
OJK Keluarkan 8 Aksi Reformasi BEI
-
IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Emas Dunia Diproyeksi Koreksi
-
Harga Emas Stabil Hari Ini, Valuasi Alternatif Antam di Bawah 3 Jutaan
-
Profil PT Darma Henwa Tbk (DEWA), Emiten Kontraktor Tambang Grup Bakrie
-
Beda Emerging Market dan Frontier MSCI, Sinyal Bahaya Bagi Pasar Modal
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia