Suara.com - Sempat dibuka menguat pada awal perdagangan pagi tadi, namun pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selebihnya berada dalam jalur merah dan ditutup melemah.
Mengutip data RTI, Selasa (18/1/2022) IHSG harus melemah 0,46 persen atau turun 30,9 basis point di level 6.614.
IHSG terpantau bergerak variatif dari batas bawah di level 6.534 hingga batas atas pada level 6.667 setelah dibuka pada level 6.654.
Investor melakukan transaksi senilai Rp11,5 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp10,6 triliun. Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp3,1 triliun dan aksi jual sebesar Rp3 triliun.
Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp110,4 miliar. Sebanyak 400 saham melemah, 159 saham menguat dan 123 saham tidak mengalami perubahan.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham SRSN yang naik 18 point atau menguat 33,33 persen ke level 72. BOLT menguat 25,00 persen atau bertambah 235 point ke level 1.175.
Selanjutnya saham PANR menguat 25,00 persen atau naik 56 point ke level 280. KONI menguat 24,89 persen atau naik 290 point ke level 1.455. AMAR yang naik 155 point atau menguat 24,80 persen ke level 780.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham DSFI melemah 7 point atau 7,00 persen ke level 93. UFOE melemah 6,98 persen atau koreksi 125 point ke level 1.665.
Selanjutnya saham TIRA terkoreksi 30 point atau melemah 6,94 persen ke level 402. NOBU turun 45 point atau melemah 6,92 persen ke level 605. INCF melemah 9 point atau turun 6,92 persen ke level 121.
Baca Juga: Rebound, IHSG Selasa Pagi Dibuka Naik ke Posisi 6.654
Di sisi lain, Indeks LQ45 juga tercatat melemah 0,33 persen di level 944. Sedangkan, JII turun 0,52 persen di level 552.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Emas Dunia Diproyeksi Koreksi
-
Harga Emas Stabil Hari Ini, Valuasi Alternatif Antam di Bawah 3 Jutaan
-
Profil PT Darma Henwa Tbk (DEWA), Emiten Kontraktor Tambang Grup Bakrie
-
Beda Emerging Market dan Frontier MSCI, Sinyal Bahaya Bagi Pasar Modal
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI