Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Corporate University (Corpu) akan berkontribusi dalam mewujudkan SDM aparatur ketenagakerjaan yang lebih cerdas, lebih unggul, dan berdaya saing tinggi dalam rangka memberikan pelayanan yang bermutu. Hal ini dikatakan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat Kick Off Kemnaker Corpu, Jakarta, Rabu (19/1/2022).
"Kemnaker Corpu akan berkontribusi dalam mewujudkan SDM ketenagakerjaan yang lebih cerdas, lebih unggul, dan berdaya saing tinggi dalam rangka memberikan pelayanan yang bermutu," ujarnya.
Kemnaker Corpu merupakan wadah untuk mengembangkan kompetensi SDM ASN Kemnaker. Dalam sambutannya, Ida mengatakan, Kemnaker Corpu dibentuk dengan berlandaskan visi presiden dan Sembilan Lompatan Besar Kementerian Ketenagakerjaan, diantaranya sebagai wujud implementasi visi “Pembangunan Nasional dan SDM Unggul Indonesia Maju”.
Menurut Menaker, sebagai implementasi Sembilan Lompatan Besar Kementerian Ketenagakerjaan, Kemnaker Corpu telah mewujudkan reformasi birokrasi bidang manajemen SDM, khususnya dalam hal pengembangan kompetensi melalui sebuah sistem pembelajaran terintegrasi yang melibatkan setiap unsur dalam unit kerja sebagai organisasi pembelajar.
"Maka pesan saya, ketika kita sudah memiliki orporate university di kementerian kita, setiap pejabat pimpinan tinggi harus bertanggung jawab terhadap proses pembelajaran sebagai bagian pengembangan kompetensi SDM di unit kerjanya," ucapnya.
Ia juga meminta pejabat pimpinan tinggi madya untuk bersinergi dan berkolaborasi secara aktif, agar pentingnya pengembangan kompetensi SDM semakin dapat dirasakan oleh seluruh pegawai Kemnaker dan masyarakat sebagai pengguna layanan.
Pada kesempatan tersebut, ia memberikan apresiasi kepada Sekretaris Jenderal Kemnaker dan tim, yang telah berupaya melakukan transformasi dengan berinovasi dalam pengembangan kompetensi SDM bidang ketenagakerjaan melalui pembentukan Kemnaker Corpu.
Berita Terkait
-
Menaker Apresiasi Raffi Ahmad yang Telah Ikutkan Pekerjanya Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
-
25 Calon PMI ke Arab Saudi Tak Miliki Dokumen Resmi Penempatan Kerja
-
Di Depan Alumni STIT-UW Jombang, Menaker Minta Mereka Daftar ke Aplikasi SIAPkerja
-
Menaker Temui Penerima BSU di Jogja
-
Kemnaker: Penerapan SMK3 Percepat Pelaksanaan Budaya K3 di Perusahaan
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia