Suara.com - Warga RW 11 Komplek Cibubur Indah 3, Jakarta Timur, menginginkan pembongkaran portal di Jalan Al Hidayah I dan II yang berada di perbatasan wilayah RW 06 dan RW 11 ditunda.
Ketua RW 11 Komplek Cibubur Indah 3, Bambang, mengatakan bahwa pihaknya meminta petugas gabungan menunda pembongkaran portal sebelum ada keputusan pengadilan.
"Kami sih siap, maksudnya gini kalau Satpol PP datang untuk membongkar, akan kami tahan. Jangan membongkar dulu harus menunggu keputusan pengadilan karena kelurahan dan kecamatan sudah tidak bisa memediasi," kata Bambang ditulis Rabu (2/2/2022).
Bambang menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan warga di wilayah RT 005 yang merupakan lokasi portal tersebut untuk membuat surat aduan ke pengadilan.
"Besok mau dikirim. Sebetulnya sebelum itu sudah minta klarifikasi, kenapa timbul surat peringatan. Jadi kami siap kalau tidak bisa diatasi tingkat kelurahan dan kecamatan, terpaksa melalui proses pengadilan," ujar Bambang.
Bambang menjelaskan bahwa sebelumnya akses jalan warga RW 06 yang akan menuju Jalan Jambore dan Jalan Lapangan Tembak dilakukan dengan sistem buka tutup portal.
Namun sejak pandemi COVID-19 melanda, akses portal tersebut ditutup sehingga tidak dapat dilalui untuk mencegah penyebaran COVID-19.
"Tapi pandemi menurun beberapa bulan lalu dibuka lagi dengan kunci yang diatur," tutur Bambang.
Dia mengatakan bahwa RW 11 telah membuat jalan alternatif bagi warga RW 06 sehingga bisa tetap menuju ke Jl. Jambore dan Jl. Lapangan Tembak. Namun hal itu dikeluhkan warga RW 06 karena jarak yang lebih jauh.
"Lama-lama mereka menuntut itu dibongkar. Kami sudah buat alternatif jalan, biaya dari warga kami. Jadi Jl. Al-Hidayah itu kita arahkan ke Jalan Munjul. Hanya 100 meter tapi mereka cenderung untuk melewati komplek kita. Jadi komplek kita enggak nyaman," ujar Bambang.
Dia menegaskan bahwa sebenarnya RW 11 dan RW 06 telah beberapa kali melakukan dialog untuk mencari jalan keluar terkait permasalahan portal tersebut.
"Setiap dialog sebetulnya sudah sepakat tapi nanti beda hari tidak setuju," kata Bambang.
Sebelumnya petugas gabungan berencana membongkar portal di Jalan Al Hidayah I dan II di perbatasan wilayah RW 06 dan RW 11 Cibubur Indah 3, Jakarta Timur, pada Rabu (2/2) karena menimbulkan polemik warga.
Camat Ciracas, Mamad mengatakan keberadaan portal tersebut dikeluhkan warga RW 06 karena menjadi akses jalan terdekat menuju ke Jalan Raya Jambore dan Jalan Lapangan Tembak. Hal itu membuat warga lantas bersurat ke Gubernur DKI Jakarta tentang keberadaan portal tersebut.
“Persoalan portal ini sebenarnya sudah dimediasi di tingkat kelurahan dan kecamatan namun tak membuahkan hasil. Bahkan sudah sempat dibawa ke tingkat kota," kata Mamad.
Berita Terkait
-
Kades Kampung Miliarder di Tuban Bantah Warganya Jatuh Miskin Setelah Jual Tanah ke Pertamina, 'Malah Tambah Bagus'
-
Fakta Terbaru Warga Kampung Miliarder Tuban, Merana Tak Punya Penghasilan hingga Tagih Janji Pertamina
-
Portal Jalan Gajah Mada Duri Tuai Pro Kontra, Bikin Macet dan Klaim Merawat Jalan
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
Terkini
-
Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina
-
BEI Resmi Terapkan Liquidity Provider Saham
-
Prabowo Tunjuk Airlangga Jadi Ketua Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Wakilnya Purbaya
-
Pertamina dan Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung Tahun Ini
-
BUMI Mulai Fokus Tambang Emas, Sahamnya Masih Babak Belur
-
Cara Membuat QRIS untuk Usaha agar Pembayaran Pelanggan Makin Praktis
-
Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?
-
20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia
-
Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia
-
Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 10,42 Persen di Q1 2026, Realisasi KUR Naik 0,21%