Suara.com - Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing, menyebut sebenarnya pinjaman online (pinjol) dibutuhkan masyarakat. Hal ini dilihat dari data-data penyaluran dana dari pinjol.
Ia mengungkapkan, sebanyak 73,2 juta masyarakat telah menggunakan pinjol dengan nilai pinjaman sebesar Rp 295,5 triliun.
Menurut Tongam, dibutuhkannya pinjol karena bisa menjangkau masyarakat yang telah ditolak perbankan untuk mencari modal atau pendanaan.
"Dari data di atas pinjol memang dibutuhkan masyarakat. Dalam hal pendanaan yang tidak bisa diakses oleh pembiayaan formal dan dibutuhkan untuk pengembangan UMKM," ujar Tongam dalam webinar Pinjaman Online Legal atau Ilegal, Jumat (11/2/2022).
Dia melanjutkan, sebenarnya masyarakat yang menyebut pinjol itu menyengsaraka karena mereka terjebak pinjol ilegal.
Masyarakat, jelas Tongam, mudah tergiur dengan proses yang cepat untuk mendapatkan dana, tanpa melihat pinjol itu legal atau ilegal.
"Kalau dilihat para pelaku pinjol ilegal memanfaatkan kebutuhan dana yang besar untuk mengelabui masyarakat, menetapkan suku bunga yang besar, denda tidak terbatas dan selalu ada teror dan intimidasi," ucap Tongam.
Apalagi, tambah Tongam, meski sudah banyak terblokir, pinjol ilegal masih marak keberadaannya di tengah masyarakat. Untuk diketahui, hingga saat ini, satgas telah menutup 3.734 pinjol ilegal.
"Nah ini kita bayangkan betapa besarnya potensi yang merusak masyarakat kita dengan memberikan pinjaman yang tidak masuk akal ini," pungkas Tongam.
Baca Juga: Mati Satu Tumbuh Seribu, Bos OJK Ungkap Sulitnya Berantas Pinjol Ilegal
Berita Terkait
-
Mahfud MD Cerita Ada Istri Pejabat Polisi Terjerat Pinjol Ilegal Hingga Ada Kawan Pinjam Rp 1,2 Juta Bunuh Diri
-
Banyak Ancaman, OJK Wacanakan Penagihan Pinjol Tidak Boleh Pakai Debt Collector
-
Mati Satu Tumbuh Seribu, Bos OJK Ungkap Sulitnya Berantas Pinjol Ilegal
-
Bukan Pinjol Ilegal, Penggerebekan Ruko di Jalan Ahmad Yani Bandung Terkait Penipuan Berkedok Trading Binari Option
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu