Suara.com - Sejumlah fasilitas penunjang yang ada di dalam area Pertamina Mandalika Street Circuit hingga kini pengerjaannya terus dikebut. Pada ajang tes pra musim MotoGP yang berlangsung pada 10 hingga 11 Februari 2022 lalu saja terlihat sejumlah alat berat masih lalu lalang mengerjakan proyek.
Meski begitu untuk kualitas trek sirkuit Mandalika telah mendapatkan pujian dari para pembalap dan penyelenggara MotoGP.
Salah satu pembalap asal Spanyol, Marc Marquez menyatakan sirkuit yang dikerjakan oleh PT PP memiliki daya tarik tersendiri.
Sementara, pembalap asal Spanyol lainnya, Alex Rins menyatakan sirkuit ini memiliki lintasan yang luar biasa.
Direktur Utama PT PP Novel Arsyad mengatakan Pertamina Mandalika International Street Circuit sepanjang 4,3 kilometer dan memiliki 17 tikungan ini dibangun oleh PTPP dalam waktu singkat, yaitu hanya 14 bulan.
Adapun pembangunan lintasan utama sesuai dengan standar mutu dari Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM) dengan kategori sirkuit kelas A.
"PTPP menerapkan campuran aspal khusus yang digunakan pada sirkuit balap, yaitu Stone Mastic Asphalt yang memiliki keunggulan khusus, salah satunya daya cengkram roda yang tinggi. Meningkatkan kecepatan dan kemudahan manuver pada pembalap, lintasan utama sirkuit ini diklaim dapat ditempuh dengan kecepatan puncak 310 kilometer per jam," papar Novel dalam keterangan persnya, Minggu (13/2/2022).
Menurut Novel kontribusi PTPP dalam penyelanggaraan MotoGP dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika turut terwujud dari pekerjaan lain yang kini tengah dikerjakan.
PTPP dipercaya untuk mengerjakan Grandstand untuk tribun penonton dengan kapasitas total 50.634 kursi dan VIP Village seluas 8.438,5 meter persegi dengan kapasitas 2.128 kursi di VIP Lounge dan 1.056 kursi di tribun VIP.
Baca Juga: Tes Pramusim MotoGP Di Sirkuit Mandalika Diganggu Drone, Polisi Turun Tangan
Hingga kini, progres pekerjaan Grandstand VIP Village berada di 47,54 persen. Selanjutnya, PTPP turut membangun Observation Deck di Bukit 360 yang ditujukan untuk tamu VVIP dan hingga kini telah berada di 30 persen.
"Seluruh pekerjaan penunjang di sirkuit ditargetkan selesai di awal Maret 2022 sebelum Pertamina Grand Prix of Indonesia dimulai," kata Novel.
Lebih jauhnya, PTPP dipercaya untuk mengerjakan beberapa pekerjaan pengembangan KEK Mandalika. Penataan koridor Kawasan Mandalika yaitu lanskap Bundaran BIL yang kini sudah mencapai 91,12 persen lanskap Bundaran Sunggung yang sudah mencapai 32,78 persen, lanskap Bundaran Tri Putri yang sudah mencapai 30 persen dan pekerjaan pedestrian area di depan sirkuit yang sudah mencapai 15,33 persen yang ditargetkan selesai di akhir bulan Februari 2022.
Selanjutnya, pelebaran jalan dan lanskap Kuta ± Keruak sepanjang 5,5 kilometer kini progress pekerjaannya sudah berada di 41,86 persen dan ditargetkan selesai di bulan Agustus 2022. PTPP turut berpartisipasi dalam pekerjaan Mandalika Urban Tourism Infrastructure Project (MUTIP) yang hingga kini progresnya sudah mencapai 26,69 persen dan ditargetkan selesai di Juni 2023.
Berita Terkait
-
Tes Pramusim MotoGP Di Sirkuit Mandalika Diganggu Drone, Polisi Turun Tangan
-
Masih Ditemukan Drone Berkeliaran di Sirkuit Mandalika, Polda NTB Keluarkan Ultimatum
-
Saat Ini Polisi Masih Berbaik Hati kepada Orang yang Terbangkan Drone di Sirkuit Mandalika
-
MotoGP Takjub Saat Bagikan Foto Sirkuit Mandalika: Ini Sirkuit Terindah di Dunia
-
Pemerintah Kebut Proyek Infrastruktur Pendukung Sirkuit MotoGP Mandalika
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Harga Beras Lagi Mahal di 111 Kota
-
Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini
-
RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok