Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) akan memfasilitasi pengembangan kedelai seluas 52 ribu hektare yang tersebar di 16 daerah. Ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap kedelai.
"Dari 52.000 hektare nantinya akan dijadikan benih pada luasan 30 ribu hektare (dengan produktivitas benih 1 ton/ha) dan menghasilkan 30.000 ton benih yang selanjutnya akan digunakan untuk areal tanam kedelai menggunakan anggaran non APBN," kata Direktur Aneka Kacang dan Umbi, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Yuris Tiyanto.
Salah satu daerah yang akan dikembangkan adalah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng). Selama ini, Grobogan dikenal sebagai sentra kedelai yang siap mendukung langkah itu. Bahkan, menurut Kepala Dinas Pertanian Grobogan, Sunanto, di tahun ini, pihaknya menargetkan akan mengembangkan kedelai seluas 25 ribu hektare.
"Sebaran lokasi pengembangannya ada di Kecamatan Gabus, Ngaringan, Kradenan, Wirosari, Pulokulon, Toroh, Geyer, Tawangharjo, Purwodadi, Kedungjati, Tanggungharjo, Tegowanu, Karangrayung, dan Penawangan," kata Sunanto.
Nantinya, lanjut Sunanto, hasil panen kedelai sebagian besar akan dijadikan benih, sisanya untuk keperluan konsumsi yang selama ini diserap oleh konsumen di DIY dan Jawa Barat khususnya Sumedang sebagai bahan olahan pangan.
"Selama ini, kita menyuplai benih kedelai bahkan sampai ke Sulsel, Kalimantan dan NTB," katanya.
Lebih lanjut Sunanto menjelaskan, benih kedelai yang dikirim ke hampir seluruh Indonesia itu memiliki beberapa keunggulan.
"Kedelai varietas Grobogan yang pasti bukan GMO atau non transgenik. Potensi produksi tinggi, mencapai 3,2 ton per hektar. Bahkan di sini, pernah menghasilkan kedelai 3 ton per hektar," imbuhnya.
Oleh karena itu, Sunanto mengajak para petani untuk kembali menanam kedelai. Karena menurutnya, menanam kedelai sebenarnya lebih menguntungkan dibandingkan padi dan jagung.
Baca Juga: Pemerintah Sebaiknya Proteksi Komoditas Kedelai, Bahan Makanan Sejuta Umat
"Kalau dihitung harian, pendapatan petani kedelai adalah Rp152.941 per hari dengan input usaha tani per hektar hanya Rp 5 juta sedangkan padi per hari kurang lebih Rp143.500 dan jagung Rp118.182 per hari dengan input usaha tani masing-masing dirata-ratakan sebesar Rp 15 juta per hektar," jelas Sunanto.
Dia menambahkan, usaha tani kedelai yang kompetitif didukung jaminan pasar dan harga, menurutnya akan kembali menggairahkan para petani untuk kembali menanam kedelai.
Berita Terkait
-
Viral Bule Bikin Tempe Orek dengan Cara Estetik, Publik Sampai Ikutan Kagum Lihat Videonya
-
Begini Nasib Tukang Gorengan saat Penjual Tahu Tempe Mogok Jualan
-
Kembangkan 52 Ribu Hektare di 16 Daerah, Tahun Ini Pemerintah Jamin Ketersediaan Kedelai
-
Kedelai Lokal dari Grobogan Bisa Bersaing dengan Kedelai Impor asal Amerika Serikat
-
Meski Harga Naik, Stok Kedelai di Bandarlampung Dinilai Masih Lancar
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026
-
Vietjet Amankan Kesepakatan US$6,1 Miliar untuk Ekspansi Asia-Pasifik
-
Wings Group Makin Agresif Buka Cabang Baru FamilyMart
-
30 Ton Bantuan Pangan di Kirim ke Aceh Tamiang