Suara.com - Umumnya banyak sektor usaha terimbas negatif dikala pandemi, namun ternyata bisnis layanan top up games online atau esport menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan.
Tumbuhannya market esport ini disinyalir selain memang ditopang dengan peningkatan pengguna internet yang menandakan makin akrabnya masyarakat terhadap teknologi, namun juga kebosanan dikala pandemi memberikan dorongan bagi masyarakat untuk bermain game online sebagai alternatif memacu adrenalin dan mengusir rasa jenu.
Namun untuk menekuni bisnis top up games online, setidaknya Founder Xcashshop, Muhammad Rifqy Abdillah memberikan beberapa tips yang perlu diperhatikan.
Legalitas
Membangun usaha dengan kelengkapan bandan hukum menjadi hal yang paling penting untuk mendapat kepercayaan pelanggan, terlebih transaksi digital seperti top up game online.
"Transaksi digital itu umumnya orang tidak saling mengenal secara personality, lalu apa yang membuat orang bisa percaya? Makanya paling minimal perlu badan hukum. Saya mendirikan xcashshop dengan badan hukum comanditaire venootschap (CV). Dengan demikian pelanggan merasa aman dan nyaman dalam bertransaksi. Mereka percaya," tutur rifqy.
Kemudahan Akses
Layaman prima menjadi hal yang juga penting bagi konsumen, bukan hanya persoalan ketepatan dan kecepatan respon saja, namun dari aspek sistem yang dibangun, harus menawarkan kemudahan atau tidak ribet.
"Kemudahan atau kepraktisan juga jadi salah satu poin penting yang perlu diperhatikan. Pastikan juga proses tansaksi bisa dilakukan dalam 24 jam," tuturnya.
Baca Juga: 4 Pelajaran yang Bisa Dipetik dalam Film The Imitation Game
Keramahan Layanan
Adapun tips terakhir yankni mengenai keramahan, yang mana tentu saja hal ini berlaku secara umum dalam memberikan layanan untuk membangun kesan positif agar konsumsi repeat order.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan
-
Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang
-
Rumah Mewahnya Digeledah Kejagung, Kubu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara