Suara.com - PT Astra International Tbk bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendorong kebangkitan desa melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA). Sudah terdapat 152 DSA yang tersebar di 15 Kabupaten se-Jawa Timur. Baik dari sisi wisata maupun produk hasil desa.
Hal itu disampaikan Head of Social Engagement PT Astra International, Triyanto di Mojokerto, Selasa (15/3/2022) malam. Dalam acara ini turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala BPSDM Jawa Timur Aries Agung Paewai, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, serta para Kepala Desa se-Jawa Timur.
Sejauh ini juga terdapat dua desa yang tergolong sebagai desa wisata super prioritas. Di antaranya DSA Ketapanrame Kabupaten Mojokerto dan DSA Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso.
Astra juga melakukan pengembangan 9 Pondok Pesantren di Jawa Timur, untuk membina lebih dari 50 DSA yang turut mengembangkan produk unggulan desa. Termasuk mengembangkan UMKM melalui dua Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) di Jawa Timur, yaitu LPB Waru Sidoarjo & Banyuwangi.
"Hingga saat ini, telah dilakukan pembinaan 180 UMKM dengan beberapa fokus yaitu pembinaan bengkel roda dua dan roda empat, kerajinan, kuliner, manufaktur, serta pertanian perikanan. Astra turut bersyukur, bahwa upaya dan sinergi seluruh pihak mulai membuahkan hasil yang manis," ujar Triyanto ditulis Rabu (16/3/2022).
Sementara itu, Khofifah mengapresiasi berbagai program di desa. Apalagi desa merupakan pondasi bagi kemajuan bangsa, seperti pesan yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Pembangunan di Desa merupakan pondasi dasar bagi kemajuan bangsa," ujar Khofifah.
Khofifah juga mengutip ucapan wakil presiden pertama RI Bung Hatta. Menurutnya, Indonesia tidak akan bercahaya karena obor besar di Jakarta tapi akan bercahaya karena lilin-lilin di desa.
Sehingga perlu peran penting kepala desa untuk membangun wilayahnya semakin hebat.
Baca Juga: Ini Daftar Ubahan yang Diterima New Honda Genio
"Bung Hatta pun juga melihat desa adalah sebuah kekuatan. Jadi, kepala desa memang harus hebat. kalau tidak hebat enggak ditakdirkan jadi kepala desa karena begitu kuatnya tugas kepala desa," kata Khofifah menjelaskan.
Keberhasilan Ekspor Produk Desa
Keberhasilan DSA di Jawa Timur juga sudah berbuah manis dengan beragam macam capaian. Di antaranya , produk kopi dari DSA di Jawa Timur telah mendapatkan uji sertifikasi gratis dan ikut serta dalam Indonesia Coffee Cupping di Den Haag.
Kemudian produk buah naga DSA Banyuwangi berpartisipasi dalam Expo Macfruit Itali. Telah dilaksanakan juga inisiasi ekspor daging ayam dari DSA Pesantren Jawa Timur dan ekspor Domba dari DSA Malang yang berkolaborasi dengan PT Darbe.
Akhir Maret ini, Astra melalui DSA juga akan melakukan ekspor tiga produk unggulan desa. Yakni, kopi, buah Naga dan rempah-rempah ke berbagai negara.
"Kegiatan-kegiatan yang telah terlaksana ini tentunya tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah provinsi Jawa Timur yang terus membuka peluang sinergi bersama Astra," ucap Triyanto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik