Suara.com - Petugas dari Polres Tebing Tinggi melakukan monitoring minyak goreng curah dan kemasan ke distributor, grosir dan pengecer minyak goreng yang ada Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.
"Hasil monitoring minyak goreng pemilik UD.Sembiring atas nama H.Mhd.Nurdin Sembiring (65) alamat Jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi, DO stok untuk minyak goreng curah sebanyak 20.000 liter," kata Humas Polres Tebing Tinggi AKP Agus Arianto dalam keterangan tertulis, Selasa (22/3/2022).
Ia menambahkan, minyak goreng curah yang telah didistribusikan sebanyak 16.000 liter, dan jumlah sisa stok minyak goreng curah 8.000 liter.
"Harga minyak goreng curah Rp13.050 per liter dan 14.500 per liter," ucapnya.
Ia mengatakan, monitoring terhadap Alfamart di Jalan Gatot Subroto, Kota Tebing Tinggi penjaga toko atas nama Tifla (27) alamat Jalan Ahmad Kota Tebing Tinggi.
DO stok untuk minyak kemasan sebanyak 100 liter minyak goreng kemasan, lanjutnya, telah didistribusikan sebanyak 80 liter.
Ia menyebut, jumlah sisa stok minyak goreng kemasan 20 liter.
"Harga minyak merk fortune Rp24.100 per liter (harga terendah) dan Rp24.200 per liter (harga ter tinggi)," katanya.
Agus menjelaskan, dilaksanakannya monitoring rutin oleh personel Polres Tebing Tinggi terhadap distributor, grosir dan pengecer minyak goreng curah dan kemasan di Kota Tebing Tinggi berdasarkan pencabutan peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06 Tahun 2022 Tentang Penetapan harga eceran tertinggi minyak goreng sawit terhitung mulai tanggal 16 Maret 2022 pukul 00.00 WIB.
Baca Juga: Penangguhan Penahanan Doni Salmanan Ditolak Bareskrim! Polisi: Takut Dia Kabur
"Stok minyak goreng curah dan kemasan untuk Kota Tebing Tinggi masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Kota Tebing Tinggi satu Minggu ke depan," kata Humas Polres Tebing Tinggi itu.
Personel yang melaksanakan kegiatan monitoring sebanyak enam personel terdiri dari Kanit Tipidter Ipda Gari (Padal), Ps Kanit 2 Sat Intelkam Polres Tebing Tinggi beserta anggota 2 personel, personel Tipidter Polres Tebing Tinggi 2 personel dan personel Satuan Sabhara Polres Tebing Tinggi 1 personel.
Berita Terkait
-
Masih Ada Warga Garut Ngeluh Sulit Dapatkan Minyak Goreng, Polisi Lakukan Ini
-
Terlalu Mahal, Minyak Goreng Kemasan Rp 48 Ribu per Dua Liter Tak Laku di Pasaran
-
Polemik Minyak Goreng Tak Teratasi, Politisi NesDem Muhammad Farhan: Negara Bukan Gagap tapi Gagal
-
4 Kisah Polisi dan TNI Gadungan yang Viral, Gasak Perhiasan Sampai Tipu Perempuan
-
Penangguhan Penahanan Doni Salmanan Ditolak Bareskrim! Polisi: Takut Dia Kabur
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?