Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Jember menawarkan diskon tiket hingga 60 persen untuk dua kereta api jarak jauh yang melintas di wilayah kerjanya sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi.
"Dua KA yang mendapatkan diskon tiket hingga 60 persen yakni KA Ranggajati rute Cirebon-Jember (PP) dan KA Logawa rute Purwokerto - Jember yang melintas di wilayah Daop 9," kata Vice President PT KAI (Persero) Daop 9 Broer Rizal dalam siaran persnya, Minggu (27/3/2022).
PT KAI menghadirkan program KAI Access Online Travel Fair, sehingga masyarakat dapat membeli puluhan ribu tiket KA ke berbagai tujuan dengan potongan harga khusus. Terdapat diskon hingga 60 persen untuk 21 KA ke berbagai tujuan dengan total 31.250 tiket yang mendapatkan promo.
"KAI Access Online Travel Fair dilaksanakan pada 27-29 Maret 2022 untuk periode keberangkatan 29 Maret hingga 21 April 2022 dan promo tiket diskon itu hanya berlaku untuk pembelian melalui aplikasi KAI Access," katanya.
Lebih jauh, KAI Access Online Travel Fair dihadirkan untuk memberikan apresiasi kepada para pelanggan dan untuk lebih memperkenalkan aplikasi KAI Access kepada masyarakat.
Aplikasi KAI Access merupakan aplikasi unggulan KAI dimana selain untuk melayani penjualan tiket, juga dapat untuk melakukan ubah jadwal, pembatalan, serta tambahan layanan lainnya seperti pesan taksi, bus, makanan, hingga melakukan top up dan pembayaran tagihan.
"KAI mengajak masyarakat untuk kembali naik kereta api sesuai dengan protokol kesehatan dan aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Kami memastikan perjalanan kereta api selalu dalam kondisi yang aman, nyaman, selamat, dan sehat," ujarnya.
Beberapa ketentuan promo diskon hingga 60 persen dan tiket Flash Sale yakni tiketnya tidak dapat diubah jadwal dan dibatalkan, serta tidak dapat digabung dengan reduksi lainnya.
"Sesuai SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022, lanjut dia, penumpang KA jarak jauh yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua (lengkap) atau ketiga (booster) tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau tes cepat antigen pada saat proses boarding," pungkasnya.
Baca Juga: Bukan Main, Indra Kenz Ternyata Minta Diskon ke Rudy Salim Saat Beli Tesla Model 3, Ini Buktinya
Berita Terkait
-
Belum Dapat Diskon PPnBM, Wuling Terus Beri Subsidi Mandiri Untuk Cortez
-
Daftar Kereta Api Diskon 60 Persen di Program KAI Access Online Travel Fair, Harga Tiket Eksekutif Rp 100 Ribuan
-
Bisa untuk Mudik Lebaran 2022: Ini Daftar Diskon Tiket Kereta dan Pesawat!
-
Terpopuler: Diskon Minyak Goreng, Potret Orang Kaya Banget Makan di Warung Biasa
-
Bukan Main, Indra Kenz Ternyata Minta Diskon ke Rudy Salim Saat Beli Tesla Model 3, Ini Buktinya
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut PT BEI, Tugasnya di Hari Pertama Kerja Cukup Seram
-
Airlangga: Presiden Prabowo Pastikan Akan Berantas Praktik Goreng Saham
-
Pusat-Daerah Diminta Berantas Perlintasan Kereta Api Ilegal
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
-
Danantara Berencana Pegang Saham PT BEI, CORE Ingatkan soal Konflik Kepentingan
-
Karier Friderica Widyasari Dewi: Ketua OJK Baru Punya Jejak di KSEI Hingga BEI
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng
-
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua OJK
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal