Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada penutupan perdagangan sore ini berhasil menguat ke zona hijau, sepanjang hari ini indeks betah pada zona penguatan.
Mengutip data RTI, Rabu (30/3/2022) IHSG ditutup naik 0,59 persen atau bertambah 41 basis point ke level 7.053.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 7.022 hingga batas atas pada level 7.055 setelah dibuka pada level 7.037.
Investor melakukan transaksi senilai Rp13,8 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp11,5 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp4,7 triliun dan aksi jual sebesar Rp4,1 triliun. Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp594,99 miliar.
Sebanyak 233 saham berhasil menguat, sementara 281 saham melemah dan sebanyak 173 saham mengalami stagnan.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham BELL yang naik 16 point atau menguat 28,07 persen ke level 73. ESTA menguat 24,85 persen atau bertambah 88 point ke level 442.
Selanjutnya saham WOMF menguat 24,80 persen atau naik 62 point ke level 312. HITS menguat 24,61 persen atau naik 160 point ke level 810. TFAS yang naik 910 point atau menguat 19,82 persen ke level 5.500.
Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham TOBA 80 point atau melemah 6,95 persen ke level 1.070. UFOE melemah 6,95 persen atau koreksi 160 point ke level 2.140.
Baca Juga: Terus Menguat, Pagi Ini IHSG Dibuka Naik ke Posisi 7.037
Selanjutnya saham APEX terkoreksi 45 point atau melemah 6,87 persen ke level 610. SLIS turun 32 point atau melemah 6,83 persen ke level 436. KJEN melemah 24 point atau turun 6,77 persen ke level 330.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 0,50 persen ke level 1.024. Sedangkan, JII naik 0,87 persen ke level 591.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek